Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Jembatan Darurat Padang Marari Kembali Amblas ,Pengguna Jalan di Himbau Waspada

Kondisi Jembatan darurat Padangmarari desa Taipa kecamatan Pamona barat yang miring usai digerus air hujan,pengguna jalan diminta waspada (Foto: Portalsulawesi)

Pamona barat,portalsulawesi.id- Pengguna jalan yang melintasi ruas Meko – Pendolo dihimbau waspada,apalagi akan melintas di jembatan darurat yang berada di Desa Taipa kecamatan Pamona Barat kabupaten Poso.

Pasalnya ,usai amblasnya badan jalan di sekitar pegunungan padangmarari beberapa waktu silam,Dinas Bina Marga Propinsi Sulawesi tengah membangun sebuah jembatan Darurat untuk mengantisipasi terputusnya akses jalan darat penghubung Ruas Toinasa-Meko-Pendolo atau sebaliknya.

Sayangnya,jembatan darurat yang dibangun saat ini kondisinya justru membahayakan pengguna jalan,dikarenakan sebagian ujung badan jembatan telah amblas bersama bahu jalan yang turun akibat tergerus air hujan.

Pantauan media ini dilapangan,setidaknya ada sekitar 17 hingga 20 meter badan jalan amblas dan longsor akibat digerus air hujan yang akhir akhir ini rutin turun diwilayah pamona barat dan sekitarnya.

Belum ada tanda tanda perbaikan ataupun tanda peringatan di sekitar lokasi longsoran,badan jembatan darurat juga saat ini telah miring dan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.

Kondisi bawah jembatan yang sudah amblas dan mengancam keselamatan pengguna Jalan (foto:Portalsulawesi)

Yosep,salah satu warga pendolo yang rutin melintasi jalur ini mengaku khawatir dengan kondisi jembatan tersebut,menurutnya sangat rawan dan berpotensi putus kembali jika lambat di antisipasi oleh pemerintah.

“Kadang saya melintas dijembatan itu selalu was was,takutnya pas melintas jembatan ambruk dibawah longsor,apalagi kita bawa mobil ,takut skali kita lewat “ ujar pria yang kesehariannya berdagang barang campuran keliling danau poso tersebut.

Ruas jalan lingkar danau poso ini menjadi tanggung jawab pemerintah Propinsi sulawesi tengah khususnya di Dinas Bina Marga.

Pemerintah diminta segera melakukan perbaikan di jembatan tersebut,mengingat akses jalan lingkar danau khususnya di rute Toinasa-Meko- Pendolo ini adalah rute padat yang menghubungkan masyarakat Pamona barat dan Pamona Selatan Kabupaten Poso. ***

Laporan : Marten Kartopare

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *