Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Pekerja Tower SUTET PT Heng Jaya Tewas Tidak Wajar , Polisi Selidiki Penyebabnya

Bahodopi, Portalsulawesi.Id – Kecelakaan kerja kembali terjadi kawasan industri PT IKIP, kali ini menimpa pekerja yang tengah melaksanakan pekerjaan pada jaringan kabel pada Tower Stasiun listrik Tegangan Tinggi ( Sutet) milik perusahan PT Heng Jaya.

Dari informasi yang dihimpun media ini diketahui bahwa korban tewas adalah Sawar (56), warga desa Bete-Bete kecamatan Bahodopi, korban yang dalam data kependudukannya tercatat bekerja sebagai nelayan/ Perikanan. Sebelum ditemukan tewas, korban diantar anaknya ke lokasi kerja di komplek PT Heng Jaya pada Selasa (24/03/2026)pukul 07.00 Wita dan biasanya dijemput kembali pada pukul 16.00 sore harinya.

Tetapi, pada hari naas itu, korban berkali kali coba dihubungi anaknya tetapi tidak direspon. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga terhadap keselamatan korban, upaya menghubungi rekan kerja korban juga dilakukan tetapi lambat mendapat respon.

Anak korban yakni Muslim yang berniat menjemput ayahnya dipintu keluar perusahaan sejak pukul 16.00 hingga pukul 18.00 tidak juga mendapat informasi, nanti setelah pukul 18.00 telpon genggam korban baru diangkat oleh rekan korban dan menyampaikan bahwa korban mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia.

Kesimpang siuran informasi terkait keberadaan korban dan penyebab kecelakaan kerja membuat keluarga dan masyarakat desa Bete Bete melakukan pencarian ke lokasi korban bekerja.
” Keluarga dan masyarakat desa langsung melakukan pencaharian karena minimnya informasi dari pihak perusahaan, nanti lama baru dikabari dan sudah dalam keadaan meninggal ” Ungkap salah satu sumber terpercaya kepada media ini, Rabu (25/03/2026).

Saat menuju lokasi kerja korban, keluarga dan masyarakat desa Bete-Bete berpapasan dengan mobil jenis LV milik perusahaan , tampak jenasah sawar telah terbujur kaki dengan lapisan karung goni besar untuk membungkus jenasah. Spontan keluarga dan masyarakat meminta jenasahnya dibawa langsung kerumah korban, diketahui pula rencana jenasah korban akan dievakuasi perusahaan menuju desa Lafeu tetapi batal setelah bertemu dengan pihak keluarga.

Jenasah Sawar kemudian dibawa ke Puskesmas Bahodopi untuk dilakukan visum luar, pihak keluarga juga menghubungi kepolisian guna melakukan pengusutan penyebab pasti kematian korban.

Jenasah Sawar sesaat sebelum dilakukan Visum luar di Puskesmas Bahodopi ( Foto : Ist)

Kepala Kepolisian Resor Morowali , AKBP Zulkarnain melalui Kabag Ops Polres Morowali, AKP Rustang membenarkan kejadian tersebut. Saat ini kepolisian tengah bekerja melakukan pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan TKP dan saksi serta melakukan pendalaman. Informasi seputar peristiwa tersebut.
” Benar ada kejadian dugaan laka kerja di PT Heng Jaya yang mengakibatkan warga tewas, kami saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan kepada sejumlah pihak untuk mengungkapkan penyebab kematian korban, termasuk dugaan pelanggaran SOP K3 dalam proses kerja ” Jelas AKP Rustang melalui sambungan telepon keredaksi media ini.

Masih menurut Rustang, saat ini pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi diantaranya Ibu Yuliana (51), Anton S ( karyawan PT IHG / Indonesia hentian group) ,rekan kerja korban serta pihak  perusahaan PT Heng Jaya.

Satreskrim Polres Morowali juga telah mengambil langkah-langkah penanganan diantaranya melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan kelalaian dalam peristiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Polisi juga telah melaksanakan olah TKP lanjutan serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian.

Polres Morowali juga melakukan koordinasi dengan pihak medis terkait hasil visum luar guna mengetahui penyebab kematian korban.

Mewakili Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, AKP Rustang berpesan kepada semua pihak agar menahan diri terhadap gejolak yang timbul akibat peristiwa ini, Kapolres memastikan akan bekerja secara profesional, transparan dalam mengungkap penyebab kematian almarhum.

” Kami himbau keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada kami untuk mengungkapkan penyebab tewasnya saudara kita sawar, kami akan bekerja secara profesional, transparan dan tegas terhadap kasus ini ” Ujar Rustang.

Mewakili Kapolres Morowali  AKP Rustang ,juga mengucapkan duka mendalam atas musibah yang menimpa Almarhum,
” Kami keluarga besar Polres Morowali turut berduka cita, semoga Almarhum diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam cobaan ini ” Ujarnya.

Management PT Heng Jaya belum dapat dikonfirmasi terkait peristiwa ini, demikian pula dengan pihak PT IMIP. Hingga berita ini tayang upaya konfirmasi terus dilakukan tetapi belum mendapatkan respon. ***

Pewarta : Heru