Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Rp 236 Milyar Dana Stimulan Korban Gempa Telah Masuk Kas BPBD Sulteng

Dua Bocah penyintas bencana berjalan di depan tenda darurat di posko pengungsian Perumnas Balaroa yang hancur akibat Likuefaksi ,28 September 2018 silam (foto:Heru)

Palu,portalsulawesi.id- Dana stimulan tahap pertama  untuk korban bencana alam gempa bumi,tsunami serta likuefaksi di wilayah kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong saat ini  telah masuk ke kas masing masing BPBD daerah yang terdampak bencana diwilayah itu.

Hal tersebut dibenarkan oleh sekretaris daerah provinsi sulawesi tengah, hidayat lamakarete. Menurutnya  saat ini pemprov sulteng juga telah merampungkan petunjuk teknis pencairan dana stimulan, seperti skema pokmas  yang merupakan kebijakan pemerintah pusat, untuk proses penyaluran dana stimula tahap pertama ini.

Tidak hanya itu, pemrov sulteng juga mengaku belum dapat mencairkan dana tersebut karena, harus menunggu petunjuk pelaksanaan dari bnpb

Sekprov Sulteng,Drs.Hidayat Lamakarate M.Si. (ist)

“ dana stimulan ini belum bisa langsung diteruskan kepada masyarakat, karena semua BPBD kabupaten kota masih menunggu juklak dari bnpb” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, hidayat lamakarate,kamis (11 april 2019 ) .

Dana stimulan tahap pertama  sebesar 236 miliar tersebut,  nantinya akan disalurkan ke 4000 lebih kepala keluarga yang terdampak, Sebagaimana diketahui bahwa warga yang rumahnya  rusak berat akan menerima 50 juta rupiah, rusak sedang 25 juta rupiah, dan  rusak ringan 10 juta rupiah.

“ yang jelas bahwa kita mengikuti apa yang diajukan dari pusat, dengan mendorong pokmas, pencairan dana secara bertahap, melihat perkembangan hasil pekerjaan, kemudain baru kita luncurkan lagi tahap keudanya, begitu polanya” jelas hidayat.***

Penulis : Riski Budiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *