Sigi,portalsulawesi.id- Pembangunan Infrastruktur berupa jembatan gantung di Desa Tongo menjadi pergunjingan warga,pasalnya proyek yang dikerjakan awal agustus 2018 silam hingga saat ini belum selesai dikerjakan.
Proyek yang didanai dengan fulus negara yang bersumber langsung dari pos APBN tahun 2018 hingga saat ini baru tampak sebatas pengerjaan oprit dan blok Angkur,itupun masih dalam tahapan anyaman pembesian.
Sementara pada pekerjaan blok gelagar pengaku dan pembuatan menara untuk dudukan kabel utama dan tempat pemasangan batang penggantung dan lantai belum tampak sama sekali.
Demikian pula pada pekerjaan bronjong di sekitar oprit pada blok Angkur ,belum tampak sama sekali progresnya.
Masyarakat sekitar Proyek Jembatan Gantung yang direncanakan menghubungkan desa Tongoa dengan Kamarora B mulai mempertanyakan kelanjutan pekerjaan yang didanai dengan Anggaran Rp.1.791.053.000 yang dimenangkan CV.Karsa Membangun.
Dalam kontrak kerja bernomor HK.02.03.05/Kontrak/JBT-GTG/PPK.S.02/SKPD-TP/2018 tertanggal awal pekerjaan 03 Agustus 2018 dengan masa kerja 150 Hari,sayangnya di akhir bulan februari 2019,proyek yang telah menyeberang tahun anggaran tersebut tampak belum mencapai hasil yang maksimal.
Santer beredar kabar,Jembatan Gantung Desa Tongoa merupakan upaya Muhidin Said, Anggota DPR RI asal Sulteng pada Komisi V, bahkan proyek yang sama pada Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala bernasib sama,Mangkrak.
Muhidin Said,Dikonfirmasi lewat aplikasi WhastApp membenarkan bahwa kedua proyek tersebut adalah hasil upayanya,sehingga keterlambatan pekerjaan tersebut juga diketahuinya.
“PUPR itu mitra kerja Komisi V , mitra kerja saya , saya pastikan pasti selesai dan saya akan kawal terus, saya baru saja ketemu dgn kepala balai jalan nasional Wilayah 14, Sulteng dan Sultra tks” jawab Muhidin kepada redaksi portalsulawesi.
Terkait keterlambatan penyelesaian proyek tersebut,Wakil ketua Komisi V DPR RI utusan Partai Golkar dapil Sulteng ini beralasan hanya terkendala tehnis pengiriman bahan dari bandung.
” Itu tetap di selesaikan memang ada kendala rangka yg terlambat dari Bandung tks ” kelit muhidin lewat obrolan WhastApp.
Proyek jembatan gantung di Desa Tongoa merupakan proyek yang dikerjakan pada satuan kerja Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Propinsi Sulawesi Tengah,Pejabat Pembuat Komitment (PPK) dipercayakan kepada Alirman M.Nubi ST dengan Konsultan Pengawas PT Indec Internusa (KSO).***
Penulis : Heru








