Sigi,portalsulawesi.id– Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Tim AHY Foundation mengunjungi para korban bencana yang mendiami hunian sementara(Huntara) yang dibangun oleh BNI di Desa Jono Oge,Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi,Sulawesi tengah, Senin (07/01/2019).
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, AHY berdialog dengan warga Korban bencana Gempabumi dan likuifaksi dari dua desa yang menempati Hunian sementara di Desa Lolu,Huntara yang dibangun BUMN tersebut menampung 300 KK dari dua desa bertetangga yakni Desa Lolu dan Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi,Sulteng.
Melalui dua perwakilan warga,AHY di “titipi” amanah agar dapat menyampaikan keinginan para penyintas bencana di Desa Lolu dan Jono kepada pemerintah,yang paling mendesak adalah Masalah pendidikan dan bantuan dana kompensasi rumah korban Gempabumi dan Likuifaksi.
“Melalui pertemuan ini,kami berharap mas AHY dapat menyampaikan kepemerintah pusat terkait realisasi kompensasi bantuan rumah rusak berat,sedang maupun ringan yang pernah disampaikan oleh Wapres Yusuf Kalla beberapa waktu lalu,warga sangat berharap itu secepatnya terealisasi ,karena warga butuh “ ungkap Bambang,selaku Koordinator Pengungsi Desa Jono Oge.
Sementara itu,Kuswantoro yang mewakili masyarakat Desa Lolu yang juga menempati Huntara yang di kunjungi AHY meminta agar melalui AHY Foundation dapat memfasilitasi kaum ibu dipengungsian untuk mendapatkan bantuan usaha agar perekonomian di pengungsian dapat berputar. “ kami berharap ada bantuan permodalan bagi kaum ibu untuk dapat berusaha agar perekonomian kembali berputar,kami sudah kehilangan harta benda dan mata pencaharian kami “ katanya.
Agus Harimurti Yudhoyono menanggapi semua keluhan warga korban bencana tersebut,AHY menyampaikan akan berupaya semaksimal mungkin agar semua keluhan dan keinginan para penyintas bencana dapat secepatnya direspon pemerintah. “saya akan menyuarakan ini lewat semua jalur komunikasi yang kami miliki,baik lewat wakil wakil kami yang ada dipemerintahan maupun yang ada di DPR,DPRD “ janjinya.
Sebagai bentuk keprihatinannya,AHY memberikan sejumlah bantuan untuk para penyintas bencana di Huntara BNI desa loru tersebut,selain keperluan logistik dan kompor,AHY Foundation membuatkan warga sebuah sumur Bor disekitar lokasi pengungsian,harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga korban bencana.
“Jangan dilihat isinya, tapi niat kami untuk bisa mengurangi kesulitan masyarakat dan saudara-saudara kita yang sampai hari ini tidak memiliki tepat tinggal yang permanen. Oleh karena itu, melalui AHY Foundation kami membawa sejumlah bantuan, termasuk pembuatan sumur yang sementara dikerjakan. Karena yang paling mendasar kebutuhan warga adalah air bersih,” kata AHY di hadapan sejumlah wartawan.
Mengenai penangan bencana yang dilakukan oleh pemerintah, AHY menyatakan dengan segala keterbatasan pemerintah telah melakukan penanangan secara sesuai dengan kemampuan.
“Kita juga harus berterima kasih kepada semua elemen pemerintah pusat dan daerah, BNPB, BPBD, TNI/Polri dan lembaga non pemerintah seperti NGO yang terlibat memberikan bantuan dan dukungannya , Karena tidak ada yang sempurna dalam keadaan seperti ini,” ujarnya mengakhiri wawancara.
Selain di Sigi, AHY juga dijadwalkan akan berkunjung ke Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu barat Kota Palu serta memberikan arahan dan pembekalan Kader Demokrat di salah satu hotel dikota Palu pada agenda dalam kunjungannya tersebut.***
Penulis : Heru








