Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PENDAMPING DESA DI LUWUK SUKSES DIGELAR

Luwuk – portalsulawesi.id Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) pada Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sulawesi Tengah, melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa di Kota Luwuk pada tanggal 20-25 November 2018. Secara teknis pelaksanaannya di tenderkan pada pihak ketiga sebagai pengelola kegiatan. Lokasi pelatihan dibagi pada 3 lokasi, yakni di Hotel Estrella, Hotel Santika, dan Swiss Bel Hotel Kabupaten Banggai.

Peserta pelatihan terdiri atas Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) dan Pendamping Desa Tehnik Infrastruktur (PDTI) dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Tengah, yang berjumlah 367 orang terbagi dalam 12 kelas untuk 233 peserta PD-P dan 134 peserta PDTI. Sementara para pelatih berjumlah 36 orang, terdiri atas Tenaga Ahli Kabupaten dan Tenaga Ahli Madya Provinsi.

Tujuan pelatihan untuk penguatan fasilitasi pendampingan pada Program Inovasi Desa (PID), khususnya komponen program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID) dan Penyedia Peningkatan Kapasitas Tehnik Desa (P2KTD) Tahun Anggaran 2018.

Selain itu, agenda tersebut juga diisi dengan evaluasi permasalahan pendampingan dalam mensukseskan program PID 2018. Hal ini dilakukan sebagai upaya Kementerian Desa PDTT dalam mengevaluasi manfaat program tersebut, sebagai program pembantu dalam memaksimalkan pemanfaatan program Dana Desa yang lebih inovatif.

Di samping itu, juga akan membahas secara detil komponen baru pada Program PID. Yakni program P2KTD yg akan melibatkan lembaga /badan/ organisasi/ dinas swasta maupun pemerintah, utk ikut mensukseskan pelaksanaan program PID.

“Perlu bahu-membahu, karena Dana Desa dianggap belum optimal. Sehingga program ini, diharapkan bisa menjadi stimulus agar Dana Desa digunakan untuk hal-hal yang inovatif”, kata Kadis PMD Prov. Sulteng, Rusdi Rioeh saat membuka acara tersebut.

Reporter : Yunus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *