Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Wakil Bupati Muna Buka Kejuaraan Gala Desa 2018 di Kecamatan Kontunaga

Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu membuka secara resmi kejuaraan Gala Desa 2018 se Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, jumat (9 November 2018).

Pembukaan Gala Desa 2018 disambut meriah oleh masyarakat Kecamatan Kontunaga, hampir seribu orang memadati kantor camat kontunaga, melangsungkan upacara dan menyambut kedatangan Wakil Bupati Muna, pihak kementerian pemuda dan olahraga RI serta rombongan Dispora Muna dengan kalung pita dan silat Muna.

Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu mengatakan kejuaraan Gala Desa harus dimaknai untuk menggali potensi yang ada di Desa, juga mengolah kebugaran, serta bisa menggali prestasi olah raga Desa.

Dia menambahkan, Dalam kesepakatan Kemenpora RI, gala Desa harus dilaksanakan di pedesaan, dengan memiliki aspek ekonomi yang bisa memberi penghasilan kepada usaha kecil di perdesaan.

“Kejuaraan Gala Desa bisa membentuk mental yang sportivitas, itu bisa terwujud dengan wasit yang baik, ini juga sebagai revolusi mental yang diinginkan Presiden Joko Widodo,” kata Malik Ditu dalam sambutannya membuka Gala Desa, jumat (9/11).

Semoga kejuaraan Gala Desa bisa berjalan dengan baik, tertib dan aman serta bisa menghasilkan atlet berprestasi untuk bisa mewakili Muna kedepan, dalam kejuaraan Daerah, nasional dan internasional, harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenpora RI bidang Kerumatanggaan Edi Swandi menyatakan kejuaraan Gala Desa diadakan supaya atlet yang ada di Desa bisa maju seperti halnya yang ada di perkotaan.

“Atlet dari Desa bisa menonjolka dirinya, sehingga mereka juga ada kesempatan seperti halnya diperkotaan menjadi atlet berprestasi,” katanya.

Kemenpora RI baru dua tahun merintis Gala Desa, sehingga baru 6 cabang olah raga yang diadakan se Indonesia, ini yang dinilai paling digemari masyarakat secara umum, yang penting masyarakat senang dulu, tuturnya.

“Muna menjadi salah satu kabupaten yang mendapat kegiatan Gala Desa, sebab tidak semua melangsungkan kegiatan ini, diakibatkan keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Penyambutan Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu, Kemenpora RI bidang Kerumatanggaan Edi Swandi, dan Pelaksana Tugas Kadis Pora Muna LM. Syukur Akbar. (Foto : La Ode Alim).

Pelaksanaan Tugas (Plt) Kadis Pora LM. Syukur Akbar mengungkapkan Gala Desa baru dua tahun dicanangkan dan tahun 2018, Muna kembali diberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan Gala Desa.

Sebelumnya tahun 2017, Muna melangsungkan Gala Desa di kecamatan Watupute dan tahun 2018 ini di kecamatan kontunaga, tambahnya.

“Tujuan kegiatan Gala Desa, untuk Mengali bakat olah raga desa menuju pentas olah raga nasional dan internasional,” jelasnya.

“Olah raga harus kita budayakan hingga ke Desa dengan harapan bisa menghasilkan atlet berprestasi,” terangnya.

Untuk Gala Desa di seluruh indonesia diadakan di 137 Kabupaten dari 500an kabupaten dan Kabupaten Muna salah satunya. Gala Desa hanya mempertandingkan enam cabang olahraga, diantaranya bulutangkis, sepak bola, sepak takraw, tenis meja, bola voli dan atletik. Dalam pertandingan, setiap cabang olah raga akan dipencar disetiap Desa, beber Syukur.

Dari enam Desa di kecamatan kontunaga (Desa Bungi, Masalili, Liabalano, Maabhodo, Kontunaga dan Lapodidi) akan mendapatkan satu cabang olahraga untuk dipertandingkan di Desanya, pungkasnya.

Anggaran pertandingan ini, Murni dari Kemenpora RI yang bersumber dari APBN 2018, tutupnya.

Reporter : La Ode Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *