PALU Portalsulawesi. com– Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengadakan seminar nasional gempa bumi, tsunami, likuifaksi dan kegiatan seminar ini merupakan sebuah pelajaran dalam penanganan mitigasi bencana di Provinsi Sulawesi Tengah. Seminar berlangsung Rabu (7/11/2018), bertempat di ballroom Hotel Citra Mulia Palu.
Kegiatan seminar ini dihadiri langsung President ACT, Ahyuddin yang mengaku sangat bersyukur berkesempatan menghadiri kegiatan seminar ini yang dinilainya sangat penting sebagai bahan evaluasi dalam menambah wawasan dan pengalaman dalam rangka menyiapkan Sulteng sebagai Provinsi tangguh bencana.
Sebagaimana diketahui dari pengalaman sejarah beribu tahun lalu, Sulawesi Tengah merupakan provinsi yang rawan bencana.
Dan gempa yang terjadi pada 28 September 2018 yang telah meluluh lantakkan sejumlah daerah di Sulteng adalah gempa yang sangat sempurna dampaknya. Karena hampir secara bersamaan pasca terjadi gempabumi, diikuti dengan tsunami dan likuifaksi. “Saya harapkan kegiatan seminar ini akan lebih meningkatkan wawasan bagi semua peserta terutama bagi mereka yang hidup atau tinggal di daerah yang rawan bencana. Setidaknya ada upaya yang dapat dilakukan dalam meminimalisir dampak bencana, ” ujar Ahyudin.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengatakan bencana yang terjadi di Sulteng akan menjadi sebuah pembelajaran bagi kita semua, agar kedepan kita semua bisa lebih waspadai dini ketika ada lagi bencana seperti ini. Minimal kata Gubernur Longki, masyarakat Sulteng sudah siap dalam menghadapi bencana. Salah satunya dengan menghindari daerah yang sudah dikategorikan sebagai kawasan zona merah, daerah yang memiliki resiko besar terhadap kebencanaan, ” jelas Longki.
Saat ini, kata Longki, tim peneliti dari berbagai unsur tengah melakukan penelitian dalam rangka menetapkan kawasan zona merah yang ada di Sulawesi Tengah.
“Ketika nanti hasil penelitian ini sudah ada maka secepatnya pemerintah daerah segera melakukan upaya tindaklanjut dalam me nyikapi hasil penelitian para ahli pasca bencana di Sulteng terutama di Palu, Sigi dan Donggala, ” tutur Longki berharap agar kegiatan ini bisa memberikan solusi yang terbaik dalam penanganan bencana di Sulawesi Tengah. (Nila Palu)
ACT Gelar Seminar Nasional Pasca Bencana di Sulteng








