Palu,portalsulawesi.id – Ketidak Hadiran Walikota Palu,Drs Hidayat M.Si di Gedung DPRD Kota dalam Rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Untuk membahas Perkembangan Upaya Penanganan Pasca Bencana memicu Rasa kurang simpatik sejumlah Anggota Dewan,Imbasnya Sigit Purnomo Said selaku Wakil Walikota Palu yang diutus mewakili Pemkot ditolak mentah mentah.
Bertempat di Gedung DPRD kota Palu,Rabu (17/10/208),Sejumlah Anggota Legislative dari berbagai Fraksi menyuarakan Penolakan terhadap “Pewakilan” pemkot Palu tersebut Walau Sekertaris Kota ,Asri turut hadir mendampingi Mantan Vokalis Band Ungu tersebut.
Penolakan masing-masing disuarakan dari Fraksi Golkar, Demokrat, Hanura dan Gerindra, termasuk anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan. Bahkan wakil dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rusman Ramli langsung menyatakan fraksinya walk out atau keluar dalam RDP itu.
Penolakan Wawalikota dalam RDP didasari pertimbangan kemampuan dan posisi Sigit Purnomo Said selaku Wakil walikota tidak mampu mengakomodir keputusan yang akan dibahas dalam forum.
“Mohon maaf bukan tidak menghargai pak wakil. Kami ingin wali kota langsung yang hadir,” sergah M Rum dari fraksi Golkar,Seperti yang dilansir dari mercusuar.com.
Sebelumnya,Sejumlah Masyarakat dan Anggota DPRD Kota Palu bertanda tangan dalam sebuah spanduk terkait Mosi tidak percaya terhadap kinerja Walikota dan Wakil Walikota Palu,Hidayat-Sigit Purnomo said.
Sedikitnya ada 16 Orang Wakil Rakyat yang ikut membubuhkan Tanda Tangannya di spanduk Putih sederhana yang dibentang di ruang Loby kantor DPRD Kota Palu.
Walau Ketua DPRD Kota Palu,Ishak Cae mencoba “membujuk” Anggota DPRD lainnya untuk bisa menerima Sigit “Phasya ” purnomo said mewakili Walikota Palu untuk Rapat Dengar Pendapat,Kebulatan sikap Anggota DPRD lainnya memaksa Sidang di Skor Hingga Walikota bisa hadiri Rapat Dengar Pendapat.

Hingga Sore hari,tidak tampak Kehadiran orang nomor satu di Kota Palu itu di gedung DPRD Kota Palu,Hanya Tampak Segerombol orang yang menyuarakan “Pemecatan Walikota dan Wakil Walikota Palu”,tampak Juga Sekelompok Massa yang kabarnya adalah massa dari Ormas bentukan Walikota palu,mereka tampak bergerombol di depan Kantor DPRD Kota Palu Hingga Sore Hari.
” Ada Massa Pro Walikota yang diduga kuat digerakkan salah satu ASN dilingkup Pemkot,belum tau maksudnya apa” Ujar sumber yang enggan dimediakan Namanya.
Informasi yang dihimpun media ini,Kamis besok (18/10),DPRD Kota Palu berencana mengagendakan Kembali Pertemuan dengan Walikota Palu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Disela sela Skorsing Sidang,Wawalikota Palu mengatakan dirinya siap Mundur jika Masyarakat kota Palu menganggap dirinya tidak mampu bekerja maksimal dalam menangani bencana Alam tersebut.
“Jika kinerjaku dianggap tidak maksimal,saya pribadi siap untuk mundur dari jabatan saya ” ujarnya sambil terisak.***
Penulis : Heru








