Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Muna Bentuk Tim Satgas Porprov ke XIII, Mantapkan Target Juara Umum

T

Sultra-Muna, portalsulawesi.id-Pemerintah Daerah Kabupaten Muna dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna membentuk Tim Satgas Pekan Olah Raga Propinsi (Porprov) ke- XIII di Kolaka Desember 2018 nanti.

Tim Satgas dibentuk beranggotakan 10 orang melalui Surat Keputusan Buapti Muna LM. Rusman Emba untuk mencapai target kontingen atlet mendapat juara umum dalam kejuaraan Porprov di Kolaka.

Ketua Tim Satgas Muna untuk Porprov La Ode Muhammad Marshudi mengatakan rencana tahap awal kita akan mulai dengan membuat scadul, tentang strategi kita mengikuti Porprov, penyiapan atlet, mengukur kesiapan Cabang Olah Raga (Cabor).

“Untuk meraih target juara umum, kita akan melihat Target Cabor terlebih dahulu, apa kendala yang dihadapi dan kita bandingkan Cabor daerah lain, bisa bersaing merebut medali atau tidak, bila tidak maka kita tidak ikutkan, jangan sampai kita hanya dapat malu,” kata Marshudi kepada awak media disela waktu memimpin rapat Satgas, sabtu (6/10) di sekertariat KONI Muna.

Dia menambahkan, Jangan sampe atlet yang akan kita tarungkan, asal turun yang berakhir dengan dapat malu, terkesan hanya asal tapil.

“Kita tidak mau Porprov ini, hanya untuk hura-hura, Bupati Muna LM Rusman Emba berpesan, kalau bukan juara satu minimal juara dua bahkan jangan sampai memalukan dalam laga tanding,” katanya.

Kita masih ingat dulu ketika pertama kali kita mengambil juara umum dari kota kendari, dan 2007 juga kita juara umum, 2011 juga sebenarnya kita juara umum di Konsel, hanya saja angkat berat mundur sehingga kita hanya mendapat juara dua,

Penurunan juara waktu Porprov di Butur, kita bukan juara satu atau dua akan tetapi juara lima, dari sini Bupati Muna LM Rusman Emba berpesan, jangan terulang lagi kejadian seperti di Butur, jelas Marshudi.

Landasan mundurnya prestasi kita di Butur, maka Bupati Muna LM Rusman Emba dan KONI Muna membentuk Tim Satgas Porprov, tuturnya.

“Tim ini bertujuan untuk memverifikasi atlet Cabor dengan kualifikasi baik, terukur dan memiliki target yang jelas berbasis pada fakta dan data yang dimiliki masing-masing cabor. Sehingga target juara umum bisa terbaca,” tegasnya.

“Bila dari pembacaan awal nanti, kita belum bisa menjadi juara satu atau dua, apa sih kendalanya, sehingga dalam dua bulan kedepan bisa kita pacu dan pada saat bertanding tiba, bisa meraih juara, minimal tidak memalukan dilaga pertandingan,” ucapnya.

“Kita akan mengikutkan 32 Cabor dikejuaraan Porprov di Kolaka, bukan persoalan gemuk atlet, tapi kita harus berpatokan pada harus gemuk medali, sehingga atlet yang kita ikutkan betul-betul, atlet yang terukur dan berkualitas,” bebernya.

Inilah peranan Tim Satgas yang dibentuk untuk melihat kesiapan atlet setiap cabor, dalam waktu dekat potensi mendapatkan medali akan terbaca dan sebelum berangkat kita sudah memiliki target medali yang diraih untuk juara umum di Porprov, tutupnya.

Plt kadis pora LM. Syukur Akbar menyatakan Sengaja dibentuk Satgas untuk memferifikasi atlet yang berkualitas dalam mengikuti kejuaraan Porprov di Kolaka, ini yang akan kita masukan dalam proposalan dalam mengikuti kejuaraan.

“Hasil verifikasi dari tim satgas akan diserahkan ke KONI dan Dispora Muna, untuk kita siapkan kebutuhan atlet dan pelaksanaan kegiatan di Porprov Kolaka,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Saat ini dana yang telah siap dari APBD induk Muna sebesar Rp. 3,4 M dan kekurangannya akan ditambah pada APBD Perubahan sampai tercukupkan anggaran Porprov yang dibutukan.

Kontingen Muna harus mencapai target juara umum dengan medali sebanyak-banyaknya dengan atlet yang berkualitas, harapnya.

“Kesiapan atlet setiap Cabor sudah siap tanding, tahap seleksi sudah dilaksanakan dan selanjutkan melakukan latihan rutin dalam memantapkan atletnya, ini yang akan kita pantau terus perkembangannya,” singkatnya.

Reporter : La Ode Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *