Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

TPID Tomini Ikut Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Parimo

Parimo – portalsulawesi.id PMD Kabupaten Parimo mengadakan Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di Kabupaten Parigi Moutong. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 10 sampai 13 September 2018, di Aula Hotel Anuntapura Parigi.

Dalam sambutan TA – PMD Kabupaten Parigi Moutong, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya Pemerintah mewujudkan agenda Nawacita dalam RPJMN 2015-2019. PID juga dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas Desa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Abdul Wahid melanjutkan, PID hadir sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi pembangungan desa serta merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia serta infrastruktur desa.

“Pelaksanaan PID diharapkan mampu menstimulus munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif di desa dan antar desa. Agar Desa lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat,” terang Abdul Wahid.

Acara yang di hadiri Oleh 23 Kecamatan yang mengirimkan 5 Orang Anggota TPID secara resmi dibuka, dan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diteruskan dengan penyematan Tanda Peserta Pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan.

Disampaikan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dalam melaksanakan Program Inovasi Desa. Dengan peserta sebanyak 115 orang yang terdiri dari anggota TPID 23 Kecamatan se Kabupaten Parigi Moutong dan Narasumber dari Tim Inovasi Kabupaten serta Konsultan Pendamping Desa Kabupaten Parigi Moutong.

Salah satu Peserta Kegiatan Pelatihan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) adalah Kecamatan Tomini, Rozhan Wilanda yang juga menjabat sebagai Ketua Pendamping Kecamatan Tomini ini, mengatakan bahwa dirinya dan teman-teman lainnya ikut merasa terbantukan dengan pelatihan ini, sehingga bisa untuk menerapkan kegiatan ini di wilayahnya dengan tujuan untuk lebih meningkatkan profesionalisme terlebih pada efektivitas penggunaan anggaran Dana Desa.

“Tujuan program PPID ini Meningkatkan efektivitas penggunaan dana desa melalui proses pengelolaan pengetahuan secara sistematis, terencana, dan sistematis. Meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara lebih inovatif dan berkualitas. Memfasilitasi peningkatan kapasitas desa-desa melalui Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa berdasarkan kebutuhan desa dalam mewujudkan replikasi kegiatan inovasi desa. Serta Meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD)” Ungkap Rozhan Wilanda Kepada Media portalsulawesi.id

Sementara itu, Tenaga Ahli Pembangunan Partifipatif/TA-PP, Rifai Lamasana , berharap agar pelatihan ini bisa benar – benar di laksanakan agar Dana Desa benar-benar dirasakan oleh masyarakat di wilayah masing-masing.

“Dengan Pelatihan ini, kiranya penggunaan Dana Desa lebih menitkberatkan pada kebutuhan desa tersebut, sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat Dana Desa ini” Tutur Rifai Lamasana.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pemateri tergabung dlm Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Kab. Parimo yang terdiri dari pihak PMD (Kabid. Penataan dan Perkembangan Desa), dan P3MD yakni, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa/TA-PMD, Tenaga Ahli Pembangunan Partifipatif/TA-PP, Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna/TA-TTG, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa/TA-PED, Tenaga Ahli Infrastruktur Desa/TA-ID, dan Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar/TA-PSDserta Unsur Pemda, selain PMD jg Bappeda, Dinkes, Dispora, dan Diskominfo

Reporter : Yunus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *