Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Walengkabola Terus Digoyang Gempa Bumi, Kepala Stasiun Geofiska Kendari : Sensor BMKG Nasional Tak Terdeteksi

Sultra-Muna, portalsulawesi.id – Gempa Bumi terus bergetar diwilayah sekitaran wisata walengkabola Desa Oempu kecamatan tongkuno Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, jumat (7 Sepetember 2018).

Kapolsek Tongkuno IPDA Darus Aqsa S.H mengatakan, gempa masih terus terjadi di desa oempu sebanyak tiga kali untuk hari ini.

“Tanah bergetar dan dari dalam tanah terdengar ledakan yang bisa didengar oleh masyarakat Desa Oempu, kejadian gempa sekitar pukul 03.00 wita sebanyak dua kali dan pukul 07.10 wita satu kali getaran suara gempa seakan muncul dari dalam tanah” Kata Darul Aksa Kepada portalsulawesi.id, Jumat (7/9).

Dia menambahkan, Akibat gempa terus dirasakan warga Desa Oempu, masyarakat berjaga diluar rumah, berjaga jangan sampai ada gempa susulan yang lebih besar dan mengancam jiwa.

Dalam keadaan ini, sekolah dari tingkatan Sekolah Dasa (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan SMA pun ikut diliburkan dalam mewaspadai jangan sampai terjadi korban jiwa bila terjadi gempa yang lebih besar, tuturnya.

Informasi dari kepala Stasiun Geofiska Kendari Rosa Amelia, S.Si menyatakan aktivitas seismik tersebut tidak tercatat pada sensor seismik InaTEWS BMKG.

“Terkait dengan gempa bumi yang dirasakan masyarakat Walengkabola, diperkirakan kekuatannya kecil dan pusatnya jauh dari sensor seismik BMKG,” ungkapnya.

“Biasanya memang tidak direkam oleh jaringan sensor gempa nasional BMKG. Namun demikian, kami meyakini bahwa yang terjadi adalah aktivitas gempa bumi tektonik lokal,” jelasnya.

“Kuat dugaan penyebabnya adalah patahan/sesar lokal di dekat zona dimana gempa dirasakan. Insya Allah, tim kami akan turun survei ke lokasi untuk mengetahui persis kejadianya” Tutupnya.

Reporter : La Ode Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *