Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

“Damai ” Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pencairan Dana BPJS Kapitasi berselubung Misteri

Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Pencairan dana Kapitasi BPJS di Puskesmas Kabawo Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, diduga dilakukan dengan menggunakan tanda tangan palsu.

Bukan hanya pemalsuan tanda tangan, juga Pihak Pengelola Puskesmas Kabawo diduga melakukan pemotongan insentif dari dokter Ruth yang seharusnya diberikan Rp 15 juta akan tetapi yang diterima hanya 2,3 juta sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) di puskesmas itu.

Persoalan ini sempat ” Memanas ” dan hampir dibawah keranah hukum, akan tetapi saat ditemui dokter Ruth di kantor dinas kesehatan Muna mengatakan, persoalannya sudah selesai dan mempersilakan kepada media bertanya ke kadis kesehatan tentang penyelesaian yang sudah dilakukan.

“Tindak lanjut keranah hukum, saya tidak akan lanjutkan, sebab semua sudah diselesaikan secara internal oleh kadis Kesehatan,” kata dokter Ruth kepada portalsulawesi.id di ruang Tamu kadis kesehatan, rabu (25/7).

Dia menambahkan, saya tidak pingin berkomentar lagi, silahkan konfirmasi ke kadis kesehatan langsung terkait penyelesaiannya.

“Atas persolan ini semua sudah damai dan kita semua baik-baik saja, hak saya juga sudah diberikan,” ungkapnya.

Terkait keinginan kapus kabawo harus diganti, saya tidak punya niatan dan sikap sejahat itu, tutupnya.

Saat ditemui kadis kesehatan Muna La Ode Rimba Sua diruang kerjanya menyatakan, pokoknya sudah selesai tidak ada komentar lain selain itu.

“Semua sudah kita selesaikan secara internal, cukup itu saja,” kata Rimba Sua tanpa menjelaskan Kronologi penyelesaiannya dan bagaimana dana kapitasi itu bisa dicairkan.***

Laporan : La Ode Alim 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *