Sultra-Muna, portalsulawesi.id– Warga Desa Lasunapa Kecamatan Duruka Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara menanam pohon pisang bertuliskan “Ganti Bupati 2021” ditengah jalan sebagai bentuk protes rusaknya jalan raya di Desanya, sabtu (14 Juli 2018).
Bila berjalan dari kota raha sampai Desa Lasunapa melewati jalan Sutan Syahril, telihat jalan rusak yang bisa mengancam keselamatan pengendara.
Wa Ode Hurlina warga Desa Lasunapa yang ditanam pohon pisang depan rumahnya mengatakan, penanaman pohon pisang dilakukan oleh warga Desa Lasunapa dengan harapan bisa diperhatikan untuk dilakukan pengaspalan.
Memang jalan di Desa Lasunapa sering terjadi kecelakaan, penah ada pengendara sepeda motor yang terjatuh saat mau mengambil tiket dipelabuhan kota raha akibat menginjak jalan yang rusak, tuturnya.
Asral widodo (22) pemuda Desa Lasunapa ikut terlibat dalam aksi ini menyatakan adanya aksi ini dikarenakan rusaknya jalan dan debu yang bertebaran serta banyak terjadi kecelakaan.
“Penulisan Ganti Bupati 2021, sebagai peringatan kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan kami, jika tidak diheraukan jalan Desa Lasunapa, kita akan melakukan aksi ke Pemda Muna,” ungkapnya.
Sudah dua tahun ini jalan rusak parah, ditambah lagi dengan pelebaran jalan yang belum juga diaspal dan menghasilkan debu jika ada kendaraan yang lewat, jelasnya.
Kami berharap jalan bisa diperbaiki dan diaspal sehingga bisa menghindari kecelakaan dan penyakit akibat debu, kata mahasiswa hukum semester 11 Asral.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Muna Aswan Kuasa mengatakan anggar jalan untuk Desa Lasunapa belum ada di APBD 2018, baru anggaran jalan Sutan Syahrir Rp. 11 miliar yang akan menuju Desa Lasunapa.
“Untuk Desa Lasunapa kita akan melakukan penambalan jalan saja dulu, dimana titik jalan yang rusak, memakai dana pemeliharaan sebesar Rp. 1,5 miliar dalam dan luar kota raha,” katanya.
Kita akan usahan secara bertahap nanti diperubahan 2018, saya berharap masyarakat Desa Lasunapa bisa bersabar, anggaran sangat terbatas untuk pengaspalan sampai ke Desanya, tutupnya. ***
Laporan : La Ode Alim








