|
Baca juga: Kenapa Dolar AS Terus Dekati Rp 14.300?
|
Dolar AS bergerak dari Rp 14.173 dan melonjak ke level tertingginya di Rp 14.270. The Greenback kemudian sempat turun lagi ke Rp 14.255 dan naik lagi hingga Rp 14.275.
Dolar AS kemudian bergerak naik ke level Rp 14.302 dan terus menanjak hingga Rp 14.355. Meski sempat melemah di level Rp 14.309, mata uang AS ini kembali menunjukkan tren penguatan hingga Rp 14.390.
|
Baca juga: Pagi Ini Dolar AS Tembus Rp 14.275
|
Ekonom Permata Bank Josua Pardede menjelaskan penguatan dolar AS terjadi karena sentimen global. Sentimen tersebut mulai dari ekspektasi kenaikan bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserve hingga sentimen perang dagang antara AS dan China.
“Sentimen memang mereda tapi dolar AS juga masih kuat. Tak hanya di Indonesia ini juga terjadi di kawasan Asia, Yuan China jadi mata uang yang memimpin pelemahan ini,” kata Josua saat dihubungi detikFinance, Kamis (28/6/2018).








