Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

KRI Dewaruci Sandar Di Dermaga Pangkalan TNI AL di Watusampu

Kapal Latih KRI Dewaruci Melakukan Sailing Pass atau Penghormatan sebelum Bersandar di dermaga TNI AL Di Watusampu,Selasa (29/5) (Ist)

Palu,portalsulawesi.id– Kapal Latih TNI-AL Legendaris Yang Telah Berhasil Mengelilingi Dunia Yakni KRI Dewaruci Melabuhkan Jangkarnya di Dermaga TNI AL di Watusampu,Kecamatan Ulujadi Kota Palu Selasa (29/5) Pagi.

Pemerintah Kota Palu Yang Dipimpin Langsung Drs.Hidayat M.Si Beserta Sejumlah OPD dan Tokoh Masyarakat Menyambut Kapal latih TNI AL Dewaruci bersama Forkopinda Kota Palu,Acara Penyambutan ditandai Pengalungan  Bunga Kepada Kapten Kapal KRI Dewaruci ,Letkol Laut (P) Waluyo, SH, Mtr. Hanla.

Turut Hadir dalam Acara Penyambutan tersebut Komandan Pangkalan Angkatan Laut Palu,Letkol (P)Tommy Herlambang.

KRI Latih Dewa Ruci merupakan kapal Buatan jerman tahun 1952 ini berangkat dari Pangkalan TNI AL di Dermaga Ujung,Surabaya sejak Jumat, 25 Mei 2018 ,Rencananya Kapal latih Jenis Kapal layar dengan tiga tiang tinggi ini membawa sebanyak 42 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-65 yang terdiri dari 37 Orang Taruna dan 5 Taruni Akademi Angkatan laut  akan Labuh Jangkar Hingga Kamis (31/5).

Kehadiran Para taruna Taruni AAL Dengan KRI Dewaruci Dalam Rangka Latihan Navigasi Astronomi, Mereka dijadwalkan Tiba Kembali Di Surabaya Diprediksi Tanggal 4 Juni 2018,Waktu Tempuh Berlayar Selama Lima hari diperlukan Untuk Menempuh Rute Palu-Surabaya.

“Kapal ini sandar di Palu dalam rangka membawa Taruna AAL angkatan ke-65 untuk latihan navigasi astronomi ,Dijadwalkan Kembali di Surabaya tanggal 4 Juni 2018 pagi sudah sampai. Jadi tanggal 31 Mei 2018 kita sudah mulai berangkat,” ,” ujar Letkol Laut (P) Waluyo, SH, Mtr. Hanla kepada Para Wartawan Sesaat Kapal KRI Dewaruci Sandar Di Dermaga TNI AL Watusampu.

Dewaruci dibuat pada tahun 1952 oleh H. C. Stülcken & Sohn Hamburg, Jerman Barat. Kapal berukuran 58,5 meter dan lebar 9,5 meter dari kelas Barquentine ini merupakan satu-satunya kapal layar tiang tinggi produk galangan kapal itu pada 1952 yang masih laik layar dari tiga yang pernah diproduksi.

Dari sumber Wikipedia menyebutkan, bahwa pembuatan kapal ini dimulai pada tahun 1932, namun terhenti karena saat Perang Dunia II, galangan kapal pembuatnya rusak parah. Kapal tersebut akhirnya selesai dibuat pada tahun 1952 dan diresmikan pada tanggal 24 Januari 1953.

Selanjutnya, pada bulan Juli 1953, dilayarkan ke Indonesia oleh taruna AL dan kadet ALRI (Angkatan Laut Republik Indonesia, red).

Setelah itu, KRI Dewaruci yang berpangkalan di Surabaya, ditugaskan sebagai kapal latih bagi Taruna/Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL). Kapal ini melayari kepulauan Indonesia dan juga ke luar negeri. Bahkan kapal ini juga pernah mengelilingi dunia sebanyak dua kali. ***

Reporter : Afdal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *