Sultra,Muna- portalsulawesi.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara bersama distributor dan Bulog Muna, bakal melaksanakan Pasar murah mandiri dalam mengatasi kenaikan harga jelang perayaan hari raya idul fitri mendatang.
Kepala Disperindag Muna Sukarman L. Mengatakan para distributor akan menjual barang diluar agennya dengan harga sama seperti harga distributor dan Bulog akan menjual berasnya sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan Pemerintah.
“Kita akan lakukan pasar murah mandiri yang dimulai pada H-10 idul fitri, dengan empat titik seperti yang dilakukan tahun lalu, hanya tempat lokasinya saat ini yang berbeda”, kata Sukarman kepada portalsulawesi.id, senin (28/5) saat ditemui dikantornya.

Tambahnya, untuk dalam kota raha akan ditempatkan di Alun-alun kecamatan katobu, dan titik lainnya kita akan pastikan didaerah sasaran seperti kelurahan watoputi, kecamatan kontunaga, kecamatan kabawo, kelurahan wasolangka, tongkuno selatan dan tampo.
“Semoga dengan kegiatan pasar murah mandiri ini, bisa membantu masyarakat. Apalagi perbandingan harga seribu hingga lima ribu, misalkan saat ini harga telur satu rak distributor 40 ribu dan harga pasar 45 ribu maka harga jual pasar murah mandiri dijual nanti Rp 40 ribu,” ungkapnya.
Menurut Sukarman, Target pasar murah yaitu kebutuhan pokok strategis, untuk kebutuhan pokok kita akan menargetkan menekan harga bahan pokok naik khususnya harga bawang merah yang harganya melonjak naik saat ini, semula Rp. 40 ribu naik hingga Rp. 50 ribu.
Kenaikan ini diakibatkan gagal panen didaerah sengkang sebagai penyuplai bawang merah, sehingga mengambil bawang yang masuk dari Nusa Tegara Timur yang jaraknya cukup jauh dan harganya lebih mahal. Inilah yang mengakibatkan harga bawang merah naik hingga selisih Rp. 10 ribu, jelasnya.
Dalam mengatasi kenaikan harga beras, Disperindak Muna akan bekerja sama dengan Dolog Muna yang ikut serta dalam pasar murah mandiri nanti. Bulog akan menyediakan lima jenis beras jenis premium yang harganya lebih murah dengan harga beras dipasaran, tutupnya.***
Reporter : La Ode Alim








