Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Aula Dan Perpustakaan Abdul Aziz Lamadjido di Kejati Sulteng Diresmikan

Kajati Sulteng,Sampe Tuah SH saat Peresmian Aula dan Perpustakaan Abdul Aziz lamadjido ,Selasa (15/5) { foto: Faiz}

Palu,portalsulawesi.id- Sebuah Bentuk Penghargaan dan Penghormatan terhadap Dedikasi,Kinerja Dan Jasa Tokoh Adhyaksa  Sulteng,Almarhum Abdul Aziz Lamadjido SH,Kejaksaan Tinggi Sulteng Mengabadikan Nama Mantan Gubernur Sulteng Periode 1986-1996 Tersebut Pada Sebuah Aula dan Perpustakaan Di Lingkup Kantor Kejaksaan Tinggi Sulteng.

Acara Peresmian Aula dan Perpustakaan Abdul Aziz Lamadjido tersebut Dilaksanakan Pada Hari Selasa (15/5) diHadiri Gubernur Sulawesi Tengah Drs.Longki Djanggola,Ketua Pengadilan Tinggi Sulteng, Jajaran Forkopimda Sulteng,Perwakilan Pemerintah kabupaten dan Kota se sulawesi Tengah dan Seluruh Kepala Kejaksaan Negeri di Sulteng.

Hadir Juga Anak dan Kerabat Almarhum Abdul Aziz Lamadjido diantaranya Dr Riri lamadjido .S.pA,Rully Lamadjido,SH,dr Reny Lamadjido Serta Cucu Almarhum Yakni Amelya,Rio dan Riyad.

Kepala kejaksaan Tinggi Sulteng,Sampe Tuah SH Dalam sambutannya mengatakan Pemberian Nama Aula Dan Perpustakaan Di Lingkup kantor Kejati Sulteng dengan Nama Abdul Aziz Lamadjido adalah Bentuk Penghargaan Korps Adyaksa Sulteng Terhadap Jasa jasa Almarhum yang Berdedikasi Tinggi ,Jujur dan sederhana Selama Beliau Menjadi Pejabat di Sulawesi Tengah.

“Saya Selama Hidup Beliau Tidak Pernah Bertemu Muka,tetapi Sejarah Emas yang ditoreh Beliau adalah Kebanggan Bagi Kami selaku Insan Adhyaksa ,Beliau Adalah Mantan Pejabat Kejaksaan Yang Pernah Bertugas di daerah Ini dengan Tanpa meninggalkan Cela, Almarhum  Adalah Putra Asli Daerah Sulteng Yang Berdedikasi Tinggi,Jujur dan Amanah “ Ucap Sampe Tuah saat meresmikan Aula dan Perpustakaan Abdul Aziz Lamadjido.

Gubernur Sulteng,Drs Longki Djanggola Mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan Penghargaan Setinggi Tingginya Terhadap Upaya Monumental Kejaksaan Tinggi Sulteng Yang telah memberikan Penamaan Aula dan Perpustakaan dengan Nama mantan Gubernur Sulteng Periode 1986-1996 ,Abdul Aziz Lamadjido.

Longkipun Turut Bernostalgia Dimana Almarhum Abdul Aziz Lamadjido merupakan Tokoh Sulteng Yang turut membentuk Dirinya Selaku Putra Daerah yang menjadi Abdi Negara,Mantan Bupati Parimo tersebut bahkan mengatakan Bahwasanya Pak Aziz lamadjidolah Yang Kemudian memanggil Dirinya Pulang Kembali Mengabdi di Daerah Sulteng setelah Lama di Tugaskan di Kantor Perwakilan Sulteng di Jakarta.

“Pak Azis Lamadjido Adalah Tokoh Sulteng Yang mempunyai Andil membentuk Kami kami Ini Menjadi Pejabat,Beliau Punya jasa yang Luar Biasa Terhadap Daerah ini “ Ujar Politisi Gerindra Sulteng ini.

Anak Anak Abdul Aziz Lamadjido yang Hadir Tampak Terharu Menyaksikan Peresmian Aula dan Perpustakaan Yang Diberi Nama Ayahanda Mereka,dr Renny Lamadjido dan dr Riri lamadjido Serta Rully Lamdjido Terlihat Senyum Haru Menyaksikan Upaya Kajati Sulteng Menghidupkan Nama Ayah mereka di Lingkup Korps Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Sulteng.

Kajati Sulteng Sampe Tuah SH Di Dampingi Ibu Kajati serta Anak Almarhum Abdul Aziz Lamadjido Berfoto di Depan Aula dan Perpustakaan Abdul Aziz Lamadjido di Kompleks Kejaksaan Tinggi Palu (Foto:Faiz)

“Rasa bangga dan Terharu melihat Penghargaan yang diberikan Kejaksaan Tinggi Sulteng Melalui Kajati Sampe Tuah  terhadap Ayahanda Kami,Hanya Terima Kasih Yang Bisa kami Berikan Kepada Seluruh Jajaran Kejaksaan dan Masyarakat Sulteng Atas Penghargaan ini “ Ujar Rully Lamadjido  Usai Peresmian Aula Dan Perpustakaan Abdul Aziz Lamadjido di Kompleks Kejaksaan Tinggi Palu.

Abdul Aziz Lamadjido sendiri adalah Mantan Bupati Donggala tahun 1966-1978, mantan Gubernur sulawesi tengah tahun 1986-1996, Pernah Menjabat Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Palu tahun 1958-1961, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah tahun 1983-1986.

Abdul Aziz Lamadjido Menerima Penghargaan Tertinggi dari Negara dengan Menerima Lencana Bintang Mahaputra Utama, Beliau   Lahir di Palu Sulawesi Tengah, 1 september 1932, dan meninggal dunia pada tahun 11 mei 2011 pada usia 78 tahun. ***

Reporter : Faiz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *