Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

KRAK Sulteng : Penegak Hukum Di Minta Selidiki Proses Pembangunan Jembatan Trans Sidera di Oloboju

Kondisi Jembatan Trans Sidera Di Desa Oloboju (foto:Heru)

Palu,portalsulawesi.id-Pembangunan Jembatan Yang Menghubungkan Trans Sidera ke Dusun Bulupontu Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Mendapat Tanggapan Dari Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Rakyat Anti Korupsi (LSM KRAK) Sulawesi Tengah, Melalui Koordinator Investigasinya ,Abdul Salam ,Lembaga Yang Kerap Menyoroti Kinerja Pemerintahan Yang di anggap rentan Terhadap Tindakan yang Merugikan Negara Angkat Bicara.

Konstruksi Jembatan Yang Telah Dinyatakan Selesai Oleh Pelaksana CV Putra Zakhwan Yang melaksanakan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Penghubung Menuju Komplek Trans Sidera Saat Ini Belum Bisa dilalui Kendaraan,Selain belum Diresmikan Oleh Pemerintah,Juga Konstruksi Jembatan Yang Telah Retak dan Jebol di Sana Sini.

Pekerjaan Konstruksi Tersebut dihelat di Tahun 2017 Dengan Memakan  Anggaran Rp.493.923.000 ,Masa Kerja Yang Di Isyaratkan dalam Kontrak Adalah 120 Hari Kalender Saat ini Kondisinya memprihatinkan.

CV .Putra Zakhwan mengerjakan Jembatan Penghubung Dusun Bulupontu  Desa Oloboju tersebut dengan mengantongi Kontrak  bernomor 600.630/14/5PPBJ-BM/DPUP/2017 , Pekerjaan tersebut Hingga Saat Ini Belum di Lakukan Finishing.

Parahnya Lagi, Bangunan pelengkap Jembatan Seperti Sayap Jembatan,Krib Serta Oprit Jembatanpun Tampak Retak Kiri Kanan,Plesteran di Badan Jembatanpun Hanya Tampak Dibiarkan Terlihat Kasar Tanpa di Poles .

Bahkan,Susunan Batu Pondasi di Sayap Jembatan Tersebut Sudah Retak dan Jebol, Beberapa Titik di sela Sela Jembatan terlihat Lubang mengangga akibat Tidak Padatnya Timbunan di Oprit Jembatan.

Kondisi tersebut Menurut Pemantauan LSM KRAK Sulteng Mengindikasikan Adanya Kesalahan Prosedur Pengerjaan ,Pengawasan Yang Kurang Maksimal Dari Instansi Terkait Serta  Dugaan Dikerjakan Menyalahi Bestek Perlu mendapat Atensi Khusus Aparat Penegak Hukum.

“ BPK dan Aparat Hukum Perlu Turun Tangan Dengan Kondisi Pekerjaan Yang Belum Di Rasakan manfaatnya Sudah Hancur Begitu,Kuat Dugaan dikerjakan Asal Asalan dan Menyalahi bestek “ Ujar Koordinator Investigasi,Abdul Salam Kepada Portalsulawesi.

Apalagi,Adanya Dugaan Mengalirnya Sebahagian Dana Hasil Proyek Ke Oknum Legislatif DPRD Kabupaten Sigi Harusnya Menjadi catatan Penting Mengingat Fungsi DPRD Sebagai Legislatif Selain Bajeting Juga mempunyai Fungsi Kontrol Terhadap Kinerja Pemerintahan yang Menjadi Mitranya.

Kondisi Jembatan Trans Sidera Di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Belum Difinishing ( Foto :Heru)

Dari Sumber yang layak Dipercaya, Jembatan Trans Sidera Di Desa Oloboju Di Duga Merupakan “Paket Voucer Aspirasi ” Salah Satu Petinggi Parpol Yang Ada di DPRD Kabupaten Sigi, Bahkan salah Seorang Bekas Pekerja Yang Bekerja di Proyek Jembatan Trans Sidera di Desa oloboju Tersebut Memberi Penguatan Akan hal Tersebut.

“ Iya Pak,Paketnya Anggota Dewan ini  “ Ujarnya Sambil meminta namanya Jangan Di Mediakan.

Abdul Salam Mengatakan,Jika Jembatan Trans Sidera Di Dusun Bulupontu Desa Oloboju Tersebut Tidak Diperbaiki dan Di Tindak Lanjuti,Fihaknya Akan membuat laporan Resmi Ke Penegak Hukum Dalam waktu Dekat Ini.

“Jika Dinas PUPR Sigi selaku Pemberi Pekerjaan Hanya Diam dan Melakukan Pembiaran ,Kami Akan Melaporkan Kasus Jembatan Ini Ke Penegak Hukum Secepatnya,Karena Diduga Kuat Telah Merugikan Negara dan Ada Indikasi Korupsi “ Ancamnya Tegas.***

Reporter : Heru 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *