Parimo – portalsulawesi.id – pernyataan dalam rekaman intimidasi yang di duga di lakukan oleh Camat Kasimbar , Abdul Manan alias Oka tampaknya menuai protes dari berbagai pihak, termasuk Direktur LSM Forum Masyarakat Penyelamat (FORMAT ) Pusat Parimo, Isram Said Lolo menyayangkan sikap dari tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Parimo dan Plt. Bupati Parimo yang terlihat tidak bersikap Independent.
“Ini bukan lagi persoalan camat kasimbar, tapi sudah persoalan dari gakumdu, plt bupati, dan pihak-pihak terkait lainnya, yang terlihat tidak independent dalam menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran yang melibatkan ASN dalam Politik” tutur Isram kepada media portalsulawesi.id
Direktur LSM FORMAT Pusat Parimo ini pun menambahkan bahwa Gakumdu yang merupakan satu diantara instrument terpenting dalam sebuah proses demokrasi yang merupakan salah satu jalur penyelesaian dugaan pelanggaran pilkada tidak mampu menunjukkan tajinya untuk menindaklanjuti pernyataan Camat Kasimbar tersebut, ditambah lagi dengan pernyataan Plt. Bupati parimo di beberapa kegiatan untuk menindak tegas ASN yang terlibat politik , nampaknya hanyalah isapan jempol semata.
“kan masyarakat dan semua pihak resah dengan pernyataan Camat Kasimbar, menurut saya, jika hal ini tidak ditindaki dan tidak melakukan tanggapan serius oleh Plt. Bupati, Gakumdu dan Panwas, maka saya anggap mereka juga ikut tidak independent, apalagi pernyataan itu jelas mengintimidasi masyarakat diwilayahnya, terlalu buta pemerintah kalau melihat ini bukan bentuk intimidasi” ungkapnya
Ia pun mengakui bahwa LSM FORMAT tengah mempersiapkan aksi yang lebih dahsyat untuk mempertanyakan kepada pihak terkait mengenai persoalan ini
“hari ini, LSM FORMAT tengah mempersiapkan diri untuk aksi yang lebih dahsyat” tuturnya ***
Redaktur : Yunus








