PALU, Portalsulawesi. Com – Perwalikan Bank Indonesia Sulteng mengadakan Capacity Building dengan mengundang seluruh wartawan yang ada di Palu baik wartawan media cetak, media elektronik maupun media online. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para insan pers terkait kinerja BI dalam tugas utamanya menjaga kestabilan harga.
“Mengendalikan perekonomian ini memang sangat tidak mudah,” tandas Miyono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, pada kegiatan capacity building kerjasama BI dengan PWI Sulteng, yang berlangsung, Sabtu (14/4/2018), bertempat di Ball Room Hotel Best Western Coco Palu.
Dalam arahannya selaku pemateri, Miyono sangat mengharapkan peran dari para insan jurnalis di Sulteng untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah agar bisa tumbuh lebih baik. “Bagaimana pers bisa meramu pemberitaan terkait pertumbuhan ekonomi daerah agar bisa menarik perhatian masyarakat luar terutama para investor agar mereka tertarik untuk berinvestasi di daerah ini, “ kata Miyono.
Disisi lain, Miyono juga lebih banyak menjelaskan terkait perekonomian daerah yang diukur melalui Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Dan untuk mengetahui seberapa besar PDB di suatu daerah bisa diketahui menggunakan pendapatan dan pengeluaran.
Sejalan dengan hal itu, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi sesuatu daerah dengan inflasi yang tumbuh tinggi, tentunya hal ini akan memberikan dampak negatif bagi daerah. Karena secara tidak langsung hal itu akan menambah jumlah masyarakat miskin akibat ketidakberdayaan dalam menghadapi peningkatan harga yang menjadi penyebab utama tingginya inflasi.
Olehnya itu, peran BI sangat penting dalam menjaga stabilisasi harga pangan didaerah.
REDAKTUR :NILA
BI Sulteng Edukasi Wartawan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah








