Donggala, portalsulawesi.id – Kapolres Donggala, AKBP S. Ferdinand Suwarji mengajarkan kepada pelajar di wilayah hukumnya untuk patuh terhadap hukum yang berlaku.
Hal itu disampaikan kapolres, AKBP S. Ferdinand saat menjadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Sojol Kabupaten Donggala, baru-baru ini.
“Hal ini dilaksanakan untuk menanamkan jiwa nasionalisme, patriotisme serta sikap patuh hukum peraturan perundangan-undangan kepada para generasi penerus bangsa,” kata kapolres.
Selain itu kata dia, hal ini juga bertujuan sebagai penambah motivasi belajar para siswa dan siswi untuk menjadi insan muda yang cerdas dan bertaqwa, serta bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara.
Melalui kegiatan upacara bendera tersebut, kapolres memberikan arahan kepada seluruh peserta upacara diantaranya, mengenai kenakalan remaja di saat memasuki usia remaja, yang dimana merupakan masa transisi para siswa yang sangat mudah terpengaruh oleh hal-hal baru yang belum diketahui oleh siswa.
“Apakah itu merupakan sesuatu yang baik atau buruk serta dampak yang ditimbulkannya, sehubungan dengan hal tersebut, kapolres mengimbau para siswa dan siswi untuk berhati–hati dalam bergaul, jauhi narkoba, miras dan tawuran,” katanya.
Kapolres menambahkan tentang pentingnya penggunaan media sosial yang cerdas, apabila menerima sebuah informasi jangan langsung ditelan mentah–mentah tapi cek dulu kebenarannya dan kepastiannya, jangan mudah terprovokasi dan jangan mudah dihasut.
“Jauhilah lingkungan serta ajakan yang akan merusak masa depan, ubah pola pikir dan bertindak lebih baik serta berlomba–lombalah dalam menggapai prestasi,” ujar kapolres.
Sementara itu, upacara tersebut tidak hanya dihadiri oleh para guru dan pelajar SMA Negeri 1 Sojol, tetapi turut dihadiri Camat Sojol, Kepala KUA Sojol, Panwas Sojol, KUPTD Sojol, Kades Balukang I dan II, tokoh masyarakat dan tokoh agama Sojol.
Reporter: */Widjaja








