Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Buntut Kisruh di Pelantikan Pejabat,Wabup Tolitoli di Polisikan Bupati

Tampak sejumlah Pejabat dan Satpol PP Pemda Tolitoli mencoba Melerai Pertikaian antara Wakil Bupati dengan Bupati Tolitoli di acara Pelantikan Pejabat Struktural dan Fungsional di Aula Gedung Wanita lama,Rabu (31/1).{Foto:Ist)

Tolitoli,portalsulawesi.id.-  Pasca Insiden  Nyaris Adu jotos antara Bupati Tolitoli Melawan Wakil Bupati Tolitoli  pada saat pelantikan ratusan pegawai fungsional dan empat pegawai Struktural dilingkup Pemkab Tolitoli  , akhirnya berbuntut panjang. Bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan melaporkan secara resmi tindakan Wabup Abd Rahman H Buding secara resmi ke Mapolres Tolitoli.

Dari pantauan portal Sulawesi  di kediaman Bupati tolitoli, Tampak sejumlah penyidik dari Mapolres Tolitoli mendatangi kediaman orang nomor satu di kediamaman Balle Taudako  tersebut untuk memintai keterangan seputar insiden yang terjadi saat pelantikan pegawai strutural dan fungsional dimana saat itu Bupati Tolitoli menyampaian kata sambutan dihadapan para pegawai yang  akan dilantik yang digelar di gedung wanita Tolitoli pada Rabu 31 Januari 2018

Pemeriksaan yang berlangsung selama satu jam oleh tim penyidik dari Satreskrim Polres Tolitoli tersebut dan dilakukan secara tertutup, Usai dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Polres setempat,tidak ada Penyampaian Resmi yang diberikan fihak Kepolisian kepada awak media.

Sejumlah wartawan dari berbagai media yang ada di kabupaten tolitoli  yang sudah Dua jam menunggu akhirnya harus merasa kecewa dimana  Bupati  tolitoli yang ingin dimintai keterangan hanya di wakili kepala Bagian Humas Pemkab Tolitoli

Kepala Bagian Humas Kabupaten Tolitoli Arham Yaqub mengatakan, pihaknya telah membenarkan terkait adanya laporan Bupati  Moh Saleh Bantilan yang melaporkan Wabup Abd Rahman H Buding yang secara tiba-tiba masuk ke gedung wanita  Tolitoli yang melakukan protes keras pelantikan tersebut dimana pelantikan tersebut merupakan agenda resmi Pemerintah kabupaten Tolitoli

“Bung Ale (bupati) secara Resmi  melaporkan tindakan wakil Bupati tolitoli ke Polres Tolitoli, dan kami menyerahkan seluruhnya hasil laporan dan pemriksaan yang dilakukan oleh tim Penyidik Polres Tolitoli,’’jelas Arham Yaqub kepada sejumlah Wartawan

Wakil Bupati Tolitoli,H Abd Rahman H Budding (Foto:Sahar)

Di tempat terpisah  Wabup Tolitoli  Abd Rahman H Buding di temui di pantai sabang usai memimpin Bakti massal di semua OPD yang ada di kab tolitoli.yang di dampingi oleh ketua Tim percepatan pembangunan IBEL  menjelaskan dirinya selaku orang kedua di daerah ini dan sebagai  jabatan Wabup di bagian pengawasan, untuk meminta pertimbangan para pegawai yang dilantik, ia juga menghargai hasil yang dilakukan oleh tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat)  yang sebelumnya disampaikan ke dirinya.

 Bahkan ia sempat menanyakan langsung kepada Sekretaris kabupaten Tolitoli Muqaddis Syamsudin  terkait pelantikan empat pejabat strutural  yang langsung terjadi perubahan, namun untuk pelantikan pegawai fungsional dirinya tidak merasa keberatan.

‘’Kenapa saya tadi marah besar di acara pelantikan tersebut , informasi yang saya terima karena saya merasa kecewa dengan hasil pelantikan  empat pegawai sturuktural karena pagi harinya pada saat pelantikan langsung berubah dan ini saya tidak terima,’’keluh H Abd Rahman H Buding kepada awak media.

Terkait dengan  adanya laporan Bupati Tolitoli yang dirinya dilaporkan atas insiden yang terjadi  kepada Polres Tolitoli tersebut menegaskan, dirinya siap diperiksa oleh penyidik Polres Tolitoli dan akan memberikan keterangan secara langsung kepada polisi jika dirinya melakukan pelanggaran.

Dikatakannya, hal tersebut dilakukannya sebagai tindakan untuk pembelajaran bagi Bupati Tolitoli yang kerap kali keluar daerah sehingga bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan tidak mengetahui setiap karakter para bawahannya tersebut .

‘’Dia mana tahu, dua minggu di Tolitoli dia tinggalkan lagi daerah ini,’pungkasnya. **

Reporter : M.YUSUF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *