Tolitoli ,Portal Sulawesi.com– Jembatan Tinigi yang Putus saat Banjir Bandang Melanda Kabupaten Tolitoli tahun 2017 Silam dikunjungi Tim Kerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat, Tim ini bertugas Melakukan Kajian dan Evaluasi terkait Langkah yang akan dikerjakan BPBD untuk Perbaikan Infrastruktur tersebut.
Dalam kunjungan BNPB Pusat ke kabupaten Tolitoli dengan Rombongan ketua team penilai BNPB RI , Christian Gotham Sihombing.Sstp,M.si. yang di dampingi oleh Wakil Bupati Tolitoli HI Abd Rahman Hi Budding. kabid Bina Marga Zulkarnain ST. kabid SDA Haisar ST,MM ,Kalaksa BPBD A.Usman.SH. kab tolitoli.
Terkait kedatangan team. Penilai BNPB Pusat ke kab tolitoli untuk memperivikasi permohonannya ke pusat serta akan menindak lanjuti usulan daerah , Pemerintah Daerah Tolitoli Berharap Usulan Anggran yang di mohonkan ke Pusat dapat tererealisasi sesuai dengan Usulan.
Sehubungan persoalan yang ada di Kabupaten Tolitoli permohonan Anggarannya sebesar Rp 50 milyaran untuk permasalahan yang ada di kab.tolitoli dan untuk jembatan tinigi itu di anggarkan sebesar Rp 15 milyar dan ini menggunakan Dana siap pakai dimana nilainya tidak terbatas sesuai dengan kebutuhannya.
“kami akan memberikan kepada Daerah sesuai dengan Undang Undang dan peraturannya karna ini adalah dana siap pakai dan waktu yang di siapkan agak terbatas hanya dalam jangka tiga bulan.sehingga nanti juga kita akan tanyakan kepada daerah apa mampu menyelesaikan dgn jangka waktu yg ada” Jelas Ketua Tim Penilai BPBD Pusat, Christian Gotham Sihombing.Sstp,M.si
“Kalau masalah pelaksanaann pekerjaan itu kapan akan direalisasikan itu di hitung dari kedatangan kami dan biasanya dua minggu dari skrang jika persyaratnnya sudah mencukupi itu akan di realisasikan oleh pimpinan kami “ Imbuhnya.
Proses pekerjaannya ini akan di lakukan oleh BPBD karna anggaran dari BNPB dan untuk pelaksana perencana itu akan Diserahkan ke Dinas PU Selaku pelaksana. Kata Christian Gotham sihombing selaku kepala seksi pendataan.
Selain kunjungan kerja team BNPB Pusat akan mengunjungi beberapa tempat yang terkena banjir diantaranya kec Galang , kec Baolan , kec Dampal dalam kunjungan kali ini itu yang diutamakan yang masuk dalam skala prioritas seperti jembatan tinigi dan sumber daya air dan kalau sumber daya air itu ada di baolan sungai tuweley dan sungai lembe.
“untuk Anggaran yang di usulkan sungai lembe itu berkisaran Rp 2,5 milyar dari hulu sampe hilir panjangnya 1,4 km dan pelaksanaan pekerjaannya itu akan bersamaan dengan jembatan Tinigi “kata A Usman.SH Kalaksa BPBD kab Tolitoli.***
Reporter: M.Yusuf








