Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

​Sukseskan Program KKBPK melalui Peningkatan Kinerja PKB dan PLKB

PALU Portalsulawesi. com – Dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk agar tingkat pertumbuhannya bisa lebih merata dan seimbang,  Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tengah,  sangat mengharapkan kinerja para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dapat lebih ditingkatkan karena PKB dan PLKB merupakan ujung tombak dalam menyukseskan program Keluarga Berencana. (KB).

inilah alasannya sehingga pemerintah pusat melalui BKKBN melakukan pengalihan PKB dan PLKB ini menjadi pegawai pemerintah pusat dengan harapan agar mereka lebih dapat  memperkuat program Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Sebagaimana dikemukakan Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nofrijal, di Palu pekan lalu dalam acara pertemuan peningkatan kompetensi Penyuluh KKBPK  PKB dan PLKB se-Provinsi Sulawesi Tengah yang menghadirkan sebanyak 354 orang tenaga PKB/PLKB yang menyebar di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Sulteng.
Dalam kegiatan peningkatan kompetensi para PKB dan PLKB yang berlangaung di Hotel The Sya Palu,  kemarin. Tampak sekretaris dinas Perwakilan BKKBN Sulteng,  Andi Kamariah diantara ratusan PKB/PLKB dari seluruh Kab/Kota se- Sulteng.(fhoto:nila)

Sebagai pegawai pemerintah pusat,  tugas dan tanggungjawab PKB/PLKB  ini kian berat. Karena mereka wajib mendampingi semua keluarga  dalam semua siklus kehidupannya, mulai dari janin sampai lanjut usia. Seperti yang tertuang dalam program KKBPK.

Karena itulah keberadaan para PKB/PLKB harus terus dilakukan peningkatan SDM nya melalui peningkatan karakter dan budaya kerja. Sehingga apa yang diharapkan bersama dalam  menyukseskan program KKBPK dapat segera terwujud.

Salah satunya melalui gerakan kampung KB.  “Program kampung KB ini harus terus dikawal secara maksimal dan disinilah peran PKB dan PLKB dalam mengawal seluruh keluarga di kampung KB. Karena Kampung KB merupakan salah satu “senjata pamungkas”  pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang “terlihat” oleh pandangan pemerintah,” pungkas Nofrijal.

Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat melalui program KKBPK. Membantu dan mendampingi keluarga Indonesia agar hidup mereka bisa hidup layak,  lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Dan itu bisa diwujudkan melalui

Program  KB dengan menciptakan. keluarga kecil yang berkualitas.

Terkait dengan program yang ada di kampung KB, lanjut Nofrijal, ada 17 program layanan yang harus  dilakukan oleh para PKB dan PLKB.

“Ada 17 macam layanan yg disiapkan di kampung KB.  Tidak hanya melayani peserta KB Baru dan peserta KB aktif,  namun layanan itu mulai dari konseling pra nikah atau training pra nikah itu sudah harus ada di kampung KB, tandas Nofrijal sembari menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan juga harus ada termasuk menciptakan kantong ekonomi juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kampung KB.

Sebelumnya,  Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng,  Abd. Kemma menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta melakukan pembinaan karakter bagi para PKB/PLKB terhadap pengelolaan program KKBPK sekaligus meningkatkan keterampilan advokasi dan KIE dalam penguatan program KKBPK di lini lapangan.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman,  sikap dan perilaku serta motivasi penyuluh KKBPK yaitu para PKB dan PLKB dalam mendukung pencapaian program kependudukan dan keluarga berencana (KKBPK) di Provinsi Sulawesi Tengah ini,” harap Kemma.***

REDAKTUR : NILAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *