Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Diduga Kisruh Pinjam Pakai Perusahaan,Proyek SPAM Sindue dipastikan Tidak selesai sesuai Kontrak

Sindue,portalsulawesi.id- Proyek SProyek optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sindue, yang dikerjakan CV. Multi Sarana Mandiri, di Desa Taripa Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala memasuki Akhir Tahun 2017 ini belum Rampung dikerjakan.

Hal ini terlihat beberapa item Pekerjaan utama seperti pemasangan pipalisasi serta Jembatan Lintasan belum rampung dilaksanakan,demikian pula Reservoir yang mempunyai fungsi sebagai Bak Penampung Air tampak masih dalam proses pengecoran.

Puluhan meter pipa masih terlihat mengular di atas galian Dangkal di sepanjang Jalan Desa Taripa,sebagian memang kecil sudah ditanam pihak kontraktor .

Keterlambatan penyelesaian Proyek yang di Danai pemerintah Daerah dengan Pagu Rp.1,9 Milyar ini membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Tataruang Kabupaten Donggala akan menerapkan Denda kepada Pihak Rekanan.

Sementara itu ,Pemilik Perusahaan CV Multi Sarana Mandiri ,Syamsul Rizal terkesan serba salah dan kebingungan dalam menjawab pertanyaan media ini terkait faktor yang membuat Pekerjaan SPAM Sindue terlambat dikerja.

” Saya so bingung jawab kenapa sampai lambat,soalnya semua yang menyangkut proyek SPAM Sindue ditangani Iwan ” aku Syamsul Rizal,direktur CV Multi Sarana Mandiri kepada Portalsulawesi.

Ketika ditanyakan terkait Pencairan Dana Proyek yang di duga telah Cair 100 persen ,kontraktor yang akrab di sapa Bullah tersebut memilih sikap Tidak berkomentar.

Karena menurutnya ,semua Proses keuangan di Proyek tersebut dikelola langsung Iwan,sosok Kontraktor yang kabarnya merajai semua paket besar di Kabupaten Donggala.

Anehnya,untuk pekerjaan SPAM Sindue,pihak pemilik Perusahaan mengakui kalau dirinya tidak memberikan Kuasa penuh atas Perusahaannya secara legal dihadapan Notaris.

Menurutnya,perusahaannya dipinjam cuma karena pertemanan,beliau juga tidak mengakui dan tidak mengetahui berapa Dana yang telah di cairkan untuk proyek SPAM Sindeu tersebut.

” Keuangan dan pencairan uang proyek iwan yang tangani langsung,saya tidak tau apa apa ” ujar Syamsul Rizal via Telepon Genggam,Kamis (28/12).

“Tanyakan dengan Iwan saja berapa persen sudah uang proyek itu dicairkan,untuk itu saya no coment” ujar Bulla,sapaan akrab Direktur CV Multi Sarana Mandiri .

Iwan,Selaku pelaksana Proyek yang memiliki usaha fotocopy di kota palu tersebut ketika dihubungi media ini tidak memberi respon,pesan singkat dan WhasApp juga tidak dibalas untuk klarifikasi terkait Proyek SPam Sindue tersebut.

Saling lempar tanggung Jawab pelaksanaan Proyek SPAM Sindue menuai tanya, Beredar isu pekerjaan yang didanai dari APBD Kabupaten Donggala sengaja di “Anak Emaskan ” oleh pihak Pemda dikarenakan pemilik pekerjaan tersebut adalah Kolega Dekat dengan Bupati Donggala,Kasman Lassa.****

Penulis : Heru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *