Tolitoli – portalsulawesi.id– Seorang Nasabah Bank Tabungan Pensiunan Nasional Cabang Tolitoli melampiaskan Kekesalannya kepada Fihak Pengelola Perbankan di Kota cengkeh ini,Pasalnya Beberapa Hal yang seharusnya menjadi Hak dia sebagai Nasabah tidak diberikan Oleh Pihak perbankan ini.
Nasabah Bernama Amnah Al Hadad yang telah tiga tahun menjadi Nasabah di BTPN Cabang Tolitoli berang,pasalnya Pihak BTPN Cabang Tolitoli menolak memberikan Keterangan terkait Ansuran Kreditnya yang terdapat Keganjilan.
“ Kredit yang saya ajukan dalam Risalah Kontraknya hanya 0.9 Persen, saya sudah membayar selama 3 Tahun ,saya heran Pokok Utang Saya bukannya berkurang malah makin besar “ Ujar Warga yang Tinggal di kelurahan Tuweley tersebut ,Rabu(6/11)
Atas Dasar itulah,Ibu Amnah Al Hadad mencoba mengkonfirmasi dengan Pihak BTPN Cabang Tolitoli,akan tetapi menemui Jalan Buntu,pihak BTPN tidak bisa memberikan penjelasan terkait masalah Bunga Kredit nasabah yang dibayarkan tidak sesuai dengan Akad Kontrak.
“Dalam Akad Kontrak dicantumkan Bunga 0,9 Persen,tetapi pada saat kami membayar dikenakan Bunga yang lebih tinggi Yakni 1,1 persen hingga 1,19 Persen ,kenaikan Bunga ini tidak pernah diberitahu ke kami,dan berjalan sudah Tiga Tahun “ ujar Ibu Amnah kepada Portalsulawesi.
Akibatnya,Utang Kredit Ibu Almah bukannya berkurang,malah bertambah setiap Tahunnya.parahnya ketika coba dikonfirmasi pihak BTPN malah tidak merespon dan saling lempar tanggung jawab.

Pihak BTPN cabang Tolitoli melalui Kepala cabangnya Hendrikus belum bisa berkomentar banyak,menurutnya masalah yang di alami Nasabah atas nama ibu Almah Al hadad sudah dilaporkan dan akan ditangani Kantor Pusat dijakarta.
“Maaf ,saya baru Menjabat disini,masalah ini ada sebelum saya menjabat,saya tidak relevan memberikan keterangan terkait masalah ini karena sudah menjadi tanggung jawab Kantor Pusat “ Ujarnya kepada Portalsulawesi Via telepon.
“Kami mempersilahkan Nasabah menempuh jalur Hukum atau melapor ke OJK jika merasa dirugikan fihak kami ,kami Siap dengan segala Konsekwensinya “ Punkasnya. ***
Reporter : M.Yusuf
Editor : Tim Redaksi








