portalsulawesi.id – Sejumlah murid di SD Inpres 1 Ambesia, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah belajar di Masjid sekolah akibat kekurangan ruang belajar.
Murid di sekolah ini terdapat 250 siswa, sedangkan ruang kelas untuk belajar yang tersedia hanya lima kelas, akibatnya ada siswa yang rela belajar di Masjid.
Kepala Sekolah SD Inpres I Ambesia, Sumardin mengatakan, pihaknya terpaksa menempatkan sebagian siswanya untuk melaksanakan proses belajar mengajar di masjid
“Sekolah ini memiliki 10 Rombongan Belajar (Rombel) dan hanya mempunyai lima Ruang Belajar,” kataJumat (24/11/2017).
Ia mengatakan menggunakan dua guru di setiap kelas, yang satu gurunya mengaja dan guru lainnya mengawasi siswa.
“Seharusnya 1 kelas ini hanya berisi kurang lebih 28 orang, tapi kali ini kelas sudah berisi sampai 50 orang setiap kelasnya,” ungkap Sumardin.
Pantauan terlihat beberapa ruang kelas dalam kondisi memprihatinkan, dimana lantai dan dinding sudah mulai mengelupas dan kontruksi bangunan yang sebelumnya hanya menggunakan batu karang sebagai pondasi mulai hancur dan ditambah dengan plafon tripleks yang mulai lapuk, tetap digunakan oleh siswa dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh guru.
“Setidaknya kami butuh tiga sampai empat ruangan lagi, mengingat beberapa kondisi ruangan yang ada juga sudah tidak layak digunakan oleh siswa dan ditambah dengan siswa lain yang tidak kebagian ruang belajar terpaksa menggunakan Masjid,” tandasnya.
Reporter: TimPortal









