Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Jalan-Jalan Ke Pulau Maputi Donggala

Foto: Detik Travel

Donggala, portalsulawesi.id – Pulau Maputi di Desa Pangalaseang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah masuk wilayah selat Makassar. Pulau ini ternyata menyimpan banyak ekosistem di bawahnya, salah satunya adalah Trumbu Karang, cocok bagi para penyelam yang hobi menjelajah bawah laut.

Maputi ini merupakan salah satu pulau yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi, antara lain sebagai tempat bertelur penyu hijau.

“Kami senang dengan alam laut bawahnya, ini menjadi daya tarik kami jika menjelajah ke bawah laut ini,” kata salah satu pencita alam laut Sumarsono Minggu pagi (24/9/2017).

Pulau Maputi

Penyelam asal pulau jawa ini sudah mencoba melakukan penyelaman dibeberapa lokasi di Sulawesi Tengah, seperti di Togean, Kabupaten Touna, Bangggai Laut dan Tanjung Karang Kabupaten Donggala.

“Berbicara tentang olahraga laut, memberikan pengaruh positif bagi kesehatan tubuh kita, apalagi ketika masih muda maka akan berdampak baik ketika sudah lanjut usia nanti,” tambahnya.

Dia mengatakan menyelam atau diving juga harus memiliki SIM. “Sama aja dalam menyetir mobil, perlu SIM. Dengan adanya SIM membuktikan bahwa petualang muda mengerti dan memahami bahaya-bahaya dan cara supaya jangan sampai terkena bahaya itu, paham dengan resiko mengemudi. Sama halnya dengan lisensi diving, karena olahraga ini sangat beresiko hingga dapat menyebabkan kematian,” katanya.

Bagi pecinta olahraga khususnya olahraga dalam air, ada salah satu olahraga yang sangat menarik dan dengan melakukannya bisa melihat keindahan alam bawah laut.

Diving merupakan kegiatan rekreasi air populer dan diminati oleh para pecinta Laut dan Pantai. Penyelam dapat menikmati keindahan bawah laut seperti terumbu karang, ikan, kerang, bintang laut, rumput laut, ubur-ubur, udang dan penyu.

Di pulau Maputi, Pemanfaatan biota langka dan dilindungi tergolong tinggi, sehingga memerlukan peningkatan kesadaran pada semua tingkat maupun penegakan hukum.

Dari aspek kesejahteraan masyarakat, kebutuhan utama adalah penyediaan air bersih. Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala serta stakeholders lainnya diminta melestarikan sumberdaya pesisir Pulau Maputi, apa lagi Donggala menuju Kota Wisata.

Bupati Donggala Kasman Lassa sebelumnya mengungkapkan akan menata kembali Objek Objek wisata di wilayah Donggala seiring dengan Donggala menuju Kota Wisata.

https://www.youtube.com/watch?v=3ZQseNJnuBA

Reporter; Situr Wijdaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *