Matra, portalsulawesi.id – Kantor Bupati Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat alias roboh total. Tetapi ternyata hanya sebagian sudut saja yang roboh. Sempat viral di media sosial (Medsos).
Berdasarkan pantauan media ini, Kantor Bupati itu pada bagian lantai dasarnya tengah dikerumuni pecahan plafon. Bahkan plafon yang roboh berceceran hingga bagian tangga. Selain plafon itu, tampak pula sebagian rangka baja yang ikut berceceran pada bagian lantai dasar.
Sementara untuk menindaklanjuti robohnya bagian plafon dan rangka baja kantor bupati ini, pihak Kepolisian Resort (Polres) Matra telah memasang garis polisi alias Police Line di lokasi kantor bupati Matra tersebut.
Sekretaris Partai Golkar Matra, H Saifuddin Andi Baso SE MSi, yang ditemui di lokasi ikut menyaksikan kerusakan yang dialami kantor tersebut. Bahkan Legislator senior DPRD Matra itu, membantah keras ketika kantor bupati digemparkan rusak total. Padahal sekadar bagian plafon dan rangka baja yang mengalami kerusakan.
“Kantor bupati sempat heboh sedang roboh di medsos, ternyata cuma plafon yang jatuh,” ungkap Saifuddin Senin (11/9/2017).
Ketua Fraksi Golkar DPRD Matra itu, mengatakan, robohnya bagian plafon kantor bupati dianulirnya sudah pantas, dikarenakan usia bangunan itu dinilainya sudah tua dan belum pernah diperbaiki. Bahkan, kata dia lagi sejak tahun 2004 dibangun, namun sekalipun belum pernah diperbaiki.
“Ya wajar kalau sudah rusak, nanti kami bantu Pemda untuk rehab kembali kerusakanya,” terangnya.
Sementara, Kepala Satuan Reskrim (Reserse Kriminal), AKP Nurtang Doni Prayogi, ditemui di lokasi tengah menginstruksikan anggota satuannya untuk memasang Police Line. Sehingga mempermudah pihak kepolisian untuk mengusut penyebab terjadinya kerusakan bagian plafon dan rangka baja tersebut.
“Insya allah, hari Senin nanti kami upayakan untuk olah tempat kejadian perkara (TKP,red), jadi garis polisi ini tidak boleh diganggu dulu hingga olah TKP selesai,” ungkapnya, kepada wartawan.
Reporter: Firmansyah








