Palu, portalsulawesi.id – Setidaknya ada dua orang Bandar narkoba di Sulawesi Tengah telah ditembak oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng lantaran mencoba untuk lari. Dua Bandar itu ditembak di lokasi dan waktu yang berbeda.
Sementara puluhan pengguna narkoba dan pengedar narkoba lainnya berhasil ditangkap BNNP Sulawesi Tengah.
1, Petugas gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tojo Una-Una dan BNN Provinsi Sulteng menembak oknum anggota polisi Brigadir SB yang diduga sebagai bandar sabu-sabu di Tojo Una-Una, Senin (5/6/2017) lalu.
SB yang bertugas di Polres Tojo Una Una itu ditembak karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.
Dari tangan tersangka, petugas menyita 18 gram sabu-sabu dan sejumlah uang hasil transaksi.
Penangkapan Brigadir SB bermula dari laporan warga Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una soal maraknya peredaran sabu-sabu di daerah tersebut yang diduga melibatkan anggota kepolisian.
2, Kasus selanjutnya terjadi di Kota Palu, Sulteng, bandar sabu-sabu bernama Aziz warga Tavanjuka, Palu itu ditembak BNNP di pada Jumat (11/8/2017) pagi.
Ia ditembak lantaran melawan dan berusaha melairkan diri, petugas dengan sigap melepaskan tembakan kearah Bandar narkoba itu dan akhirnya terungkur.
Penangkapan Azis dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka lain yang ditangkap sebelumnya. BNNP Langsung mengembangkan kasus tersebut.
Kini Azis diamankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersebut.
Kepala BNNP Sulteng Brigjen Pol Tagam Sinaga mengatakan saat ini Indonesia sedang memerangi peredaran narkoba.
“Kita sedang memerangi peredaran narkoba, sehingga jangan takut. Masa negara takut dengan bandar narkoba,” katanya beberapa waktu lalu.
source: Bbs








