Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Jalan Putus, Jembatan Penghubung Jono Oge -Langaleso Ambruk

Jembatan Langaleso yang ambruk,tampak Badan jalan patah berantakkan (foto:Portalsulawesi)

Sigi,portalsulawesi.id-Curah hujan akhir akahir ini di Kabupaten Sigi intensitasnya meningkat,akibatnya banyak luapan air hujan memenuhi badan sungai sehingga mengakibatkan banjir.

Seperti yang terjadi di alur sungai paneki,yang mengalir dari Desa Pombewe Kecamatan Biromaru membelah Desa Sidera,Desa Jono ,Desa langaleso,Desa Kabobona dan Desa Dolo Kotarindau dan bermuara di Sungai Palu.

Akibat Curah Hujan yang tinggi serta meningkatnya debit air di sungai Paneki mengakibatkan beberapa Desa yang di lewati oleh aliran sungai tersebut terjadi erosi,banyak bantaran sungai yang tergerus mengakibatkan banjir.

Keadaan tersebut diperparah dengan makin tebalnya sendimen Pasir dan tanah di badan sungai yang kala musim kemarau airnya sangat sedikit, belum lagi masih kurangnya kesadaran masyarakat yang memakai alur sungai tersebut sebagai tempat pembuangan Sampah.

Rabu Malam, sekitar jam 20.00 Wita,luapan air sungai Paneki yang melintasi Desa Langaleso menggerus Oprit Jembatan Penghubung satu satunya di desa Langaleso menuju Desa Jono Oge Kecamatan Biromaru.

Akibatnya,Oprit Jembatan ambruk dan sebagian badan Jalan yang baru setahun di Aspal nyaris Putus,saat ini lokasi Ambruknya badan jalan di Jembatan langaleso hanya bisa dilintasi pejalan kaki dan Kendaraan Roda Dua, itupun dengan ekstra hati hati.

Pantauan Media ini,Kondisi jembatan Langaleso saat ini sangat mengkhawatirkan pengguna Jalan,selain Oprit dan Pondasi Penyangga Jembatan telah Amruk dan Miring,juga tanah disekitar jembatan tampak Labil dan sewaktu waktu bisa terjadi Longsor susulan.

Tampak Pondasi Jembatan dan Oprit Jembatan telah Rubuh,badan Jembatan sudah miring (foto:portalsulawesi)

Badan Jalan juga Nampak berantakan dan putus,aspal berserakkan dan bebatuan sisa Pondasi jembatan menumpuk,jalan alternative yang dibuat warga masih melintasi tumpukkan material sisa ambruknya jembatan.

“Pengguna jalan hanya bisa dilewati orang jalan Kaki dan Sepeda Motor,kalau malam kami ingatkan masyarakat berhati hati karena disekitar jembatan tersebut minim penerangan jalan “ Ujar Fadli,salah seorang warga yang ditemui Portalsulawesi di sekitar Jembatan Langaleso.

“Jembatan ini rubuh kemarin Malam sekitar waktu shalat Isya,ada hujan deras itu,tiba tiba pondasi jembatan rubuh,kami khawatir ada pengguna jalan bisa kena Musibah jika melintas disitu “ Jelas Ummi,salah seorang ibu rumahtangga yang berdomisili dekat Jembatan tersebut.***

Reporter : Yestin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *