Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Peran dan Kebijakan Pemda Sangat Dibutuhkan Dalam Menekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Agus Putra Proklamasi,SE.MM (foto :Nila)

PALU portalsulawesi.id – Masalah kependudukan sangat erat kaitannya terhadap pembangunan baik disektor sosial, ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan serta daya dukung alam dan daya tampung lingkungan.

Olehnya itu, BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya melakukan pengendalian penduduk, salah satunya dengan melakukan analisis dampak kependudukan. Dan analisis tersebut yang akan menilai hubungan timbal balik dan mekanisme hubungan antara masalah kependudukan diberbagai aspek pembangunan.

Adapun mengenai dampak yang dihadapi didaerah ini, tentunya kita menganalisis sehingga apa yang menjadi kebijakan wilayah dapat kita lakukan secara bersama.

“Tentu saja ini memerlukan koordinasi dan konsolidasi agar program pengendalian penduduk bisa sampai merata hinga ketingkat paling bawah,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Agus Putra Proklamasi,SE.MM yang membuka kegiatan sosialisasi dampak dan kebijakan kependudukan sesuai kondisi wilayah tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Senin malam (1/8/2017), bertempat di Jazz Hotel Palu.

Disamping itu, untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, BKKBN Sulteng juga sangat penting untuk menjalin kerjasama dengan pihak perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Tengah.

“saya harap kepada pemerintah kabupaten/kota di Sulteng, agar segera membentuk koalisi kependudukannya dengan harapan para bupati/walikota dapat membuat kebijakan tentang program kependudukan,” harapnya.

Sebelumnya itu, Laode Dia mewakili kepala seksi dampak kependudukan BKKBN Sulteng mengatakan kegiatan analisis dimaksud dapat digunakan sebagai dasar perbaikan atau pengembangan kebijakan dan program pembangunan menuju keseimbangan antara penduduk, lingkungan, perkembangan keadaan sosial ekonomi, pertahanan dan keamanan.

 “hasil kegiatan ini dapat dijadikan sebagai masukan dan arah kebijakan pembangunan dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan kependudukan agar penduduk dapat melakukan perannya sebagai pelaku pembangunan,” jelas Laode.

Sebagaimana dimaksudkan dalam tujuan kegiatan ini merumuskan isu strategis dampak kependudukan dalam upaya mewujudkan adanya kesepakatan dari para pemangku kepentingan dan mitra kerja terhadap isu strategis dampak kependudukan dalam memecahkan berbagai persoalan kependudukan yang terintegrasi dengan lintas sektor dan daerah.

Disamping meningkatkan pengetahuan bagi para peserta tentang pengelolaan dalam pengembangan model solusi strategis dampak kependudukan. Karena itu kegiatan ini diharap dapat mendorong para stakeholder dan mitra terkait dalam memanfaatkan hasil analisis dampak kependudukan sebagai dasar perencanaan strategis, kebijakan dan program kerja pembangunan

Kegiatan ini diikuti oleh para kepala OPD KB,Kabid Dalduk OPD KB, Kabid dan Kasi Bappeda Kabupaten/Kota, OPD KB Provinsi, Bappeda Provinsi, Koalisi Muda Kependudukan dan PPKPSDM Universitas Tadulako.***

Reporter : Nilawaty  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *