Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Begini Persaingan Ketat Seleksi Panwaslih Matra

:Salah satu calon komisioner Panwaslih Matra, Muhammad Sjamlan Mallo SSOs Msi, usai mengikuti tes wawancara di Mamuju. Foto: Firmansyah

Matra, portalsulawesi.id – Tim Seleksi (Timsel) dari Badan Pengawas Pemilihan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat, mengeluarkan enam nama dinyatakan lulus tes wawancara, dan dipastikan bakal memperebutkan tiga kursi komisioner, calon Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Mamuju Utara.

Enam nama-nama dinyatakan lulus tes wawancara itu, yakni, dua orang mewakili PNS/Birokrat (Andi Nurhadi SSos dan Muh Sjamlan Mallo SSos MSi), dua orang mewakili kaum perempuan (Nurliana SPd.I dan Ramlah SPd), dan dua orang lagi mewakili Aktivis Journalist/Advokat (Syahran Ahmad SPd dan Syamsuddin SH).

Namun ada yang ganjal pada rekruitman Panwaslih Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Propinsi, DPRD RI, DPD RI, dan Pemilihan Presiden (Pilpres), yang serentak diselenggarakan pada 2019 mendatang. Problem itu timbul dikarenakan tidak adanya nama Ketua Panwaslih Matra berturut-berturut, yakni Drs Nasrul Natsir.

Mantan Ketua Nas, sapaanya, semenjak terbentuknya Kabupaten Matra selama 14 tahun silam, dipastikan selalu mengisi kursi komisioner Panwaslih Matra. Namun anehnya pada rekruitmen kali ini, sang petahana dinyatakan tidak lulus tes wawancara.

Berdasarkan hasil seleksi tes wawancara, Timsel memutuskan calon Panwaslih Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Mamuju Utara, dengan nomor 020/Timsel/MMM/VII/2017, dalam rangka melaksanakan amanat UU No 15 tahun 2011 tentang penyelenggara pemilihan umum dan peraturan Bawaslu No 10 tahun 2012, sebagaimana telah diubah dengan peraturan Bawaslu No 1 Tahun 2016, tentang perubahan atas No 10 Tahun 2012, terkait pembentukan, Pemberhentian, dan Pengganti Antar Waktu (PAW) Bawaslu Provinsi, Panwaslih Kab/Kota, Panwaslih Kecamatan, PPL, dan Panwaslih Luar Negeri, setelah melakukan pemilihan terhadap hasil tes wawancara bersama ini diumumkan nama-nama calon Panwaslih Matra yang lulus tes wawancara sebagai berikut: pendaftar dengan no. 054  Andi Nurhadi SSos, pendaftar no 055 Muhammad Sjamlan Mallo SSos MSi,  052 Nurliana SPdI, 011 Ramlah SPd, 057 Syahran Ahmad SPd, dan 053 Syamsuddin SH.

Menanggapi rekruitman Panwaslih ini, salah seorang warga di Kota Pasangkayu, Muhammad Sudarlan, berharap seleksi seperti ini mampu meningkatkan kinerja pengawasan ke depan di Matra. Kata dia, demi menyukseskan pemilihan legislatif alias wakil rakyat secara demokratis, maka Panwaslih dituntut bekerja professional sesuai dengan prosedural.

“Di Matra itu marak praktek money politik, maka kami minta persoalan ini harus benar-benar dapat diatasi teman di Panwas,” pintanya sambil menutup pembicaraan Selasa (25/7/2017).

Reporter: Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *