Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Waspadai Jalan Amblas di KM 103 Palu-Tambu

Jalan Amblas di KM 103 Desa meli kecamatan Balaesang, pengguna Jalan di Himbau Waspada (Foto:Heru)

Donggala.portalsulawesi.id– Pengguna Jalan Ruas Palu Tambu di minta mewaspadai beberapa titik Jalan yang kondisinya membahayakan,selain Ruas Jalan di sekitar Objek Wisata Desa Enu yang Badan Jalannya tergerus Ombak,juga beberapa Plat Pelintas Jalan atau Dueker yang rusak dan membahayakan Pengguna jalan.

Salah satu Pelat Pelintas Jalan Atau Dueker yang jebol terdapat di Ruas Jalan Nasional Kilometer 102-103 ,jalan Lintas Pantai barat kabupaten Donggala yang menjadi salah satu jalur Favorit pengguna Jalan Tujuan Palu,Tolitoli dan Buol.

Di Desa Meli Kecamatan Balaesang ,tepatnya di Dusun III Kilometer 103 dari arah Palu menuju Tambu,atau 19 Km setelah Desa Tompe Kecamatan Sirenja terdapat sebuah Plat Deker yang kondisinya sangat berbahaya ,abutment Dueker tersebut telah rubuh dan membuat lubang mengangga di separuh badan jalan.

Kondisi pencahayaan disekitar Lokasi Jalan Amblas tersebut juga pada saat malam hari minim penerangan membuat pengguna jalan di himbau hati hati,karena Kondisi jalan Amblas dan penerangan yang Minim berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Tampak di sekitar Dueker yang amblas tersebut dipasangi Tanda hati hati dengan Peringatan Jalan Amblas dari PJN I dari Balai Jalan nasional ,kondisi jalan Amblas beberapa kali telah mengakibatkan Pengguna jalan celaka.

Ruslan,salah seorang warga desa meli yang berdomisili disekitar jalan Amblas tersebut mengatakan bahwa beberapa kali ada pengguna jalan yang terpeleset bahkan hampir masuk kedalam lubang mengganga di tepi Plat Dueker yang amblas tersebut.

“Ada motor pak celaka karena tergelincir di jalan Amblas itu,mungkin karena malam hari dan waktu itu belum di beri tanda seperti sekarang “ Ujarnya kepada Portalsulawesi.

Masyarakat pengguna Jalan berharap pemerintah segera memperbaiki Plat dueker yang Amblas tersebut,agar terhindar dari potensi kecelakaan akibat Jalan Amblas tersebut.***

Reporter : A f d a l

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *