Palu,portalsulawesi.id- Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Pasaran wilayah Kota Palu,Sigi,Donggala dan parigi terjawab sudah, Harga Elpiji yang melambung tinggi disertai Langkanya Tabung Melon Pasca lebaran pun sempat membuat masyarakat mengeluh.
Bastian,Sales Eksekutiv Pertamina khusus Elpiji menjelaskan bahwa kelangkaan Pasokan Gas Elpiji 3 Kg di Pasaran Pasca Hari raya Idul Fitri dikarenakan factor keterlambatan Pengisian Tabung Gas yang Kosong di Stasiun pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di beberapa Tempat dikota palu,akibatnya Stok Tabung Kosong meningkat sementara Gas elpiji 3 Kg di pasaran berkurang.
Keterlambatan tersebut diakibatkan Masa libur Pekerja di beberapa Stasiun SPBE yang berdampak menumpuknya Tabung Gas 3 kg di Depo isi ulang tersebut,sehingga stok Gas Elpiji dipasaran berkurang.
“Kami monitor kekosongan Gas Elpiji pada hari selasa dan Rabu pasca lebaran,kendalanya karena beberapa Karyawan di Stasiun Pengisian Ulang Gas Elpiji libur lebaran sehingga berdampak terhadap produktifitas pengisian kembali Tabung Gas yang telah Kosong,tapi sejak kemarin sampai hari ini Kondisi Stok Gas Elpiji sudah teratasi “ Kata Bastian Melalui sambungan Telepon Selulernya Kepada Portalsulawesi.
“Dikabupaten Sigi Desa Jono Oge ada 5 Pangkalan yang hari ini (jumad,30/6/2017) Kuotanya telah kembali Normal,ada 5 Pangkalan disana yang telah menerima distribusi gas Elpiji “ Jelasnya.
Terkait Harga Eceran tertinggi (HET) yang dikeluhkan masyarakat akibat Kelangkaan Gas Elpiji pihaknya menjamin tidak ada Kenaikan Harga di tingkatan Pangkalan,karena Menurutnya pihaknya ketat mengawasi Distribusi Tabung Gas Elpiji di beberapa titik distributor.
“sampai saat ini belum ada kami dapatkan Pangkalan yang menjual diatas HET yang telah ditetapkan pemerintah, kalaupun kami temukan pasti kami sangsi sampai dengan Penutupan Pangkalan Elpiji yang dimaksud ,biasanya yang nakal ini di tingkatan Pengecer “ Papar sales eksekutif Pertamina yang membidangi Gas Elpiji ini.
Masih menurut Bastian, Ketersediaan gas Elpiji Untuk Wilayah Sulawesi Tengah Cenderung Aman , sehingga Beliau Menghimbau agara Masyarakat jangan Panik dan lebih Bijak membeli Gas Elpiji dipasaran.
“Harga tetap dipangkalan mencapai Rp.16.000,tidak ada kenaikan,kalau ada pangkalan yang menjual di atas harga Normal Laporkan dan Kita akan segera Tindaki “ Tegas Bastian .***
Reporter : A f d a l








