METRORAYA.com – Pernyataan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PMII) Amiduddin Maruf menuai kritik, dia mengatakan “Bumi Tadulako Pusat Radikalisme”. Pernyataan itu mendadak Viral di jagat maya.
Ketua PMII Aminuddin didesak minta maaf kepada warga Sulteng karena telah mencederai hati Rakyat Sulawesi Tengah. Hingga berita ini disusun belum ada permohonan maaf ketua PMII.
Buntut dari itu beberapa komponen masyarakat Sulteng akhirnya memutuskan untuk menggelar aksi didepan Mako Polda Sulteng Jalan Sambratulangi Palu.
Mereka menuntut Polisi agar izin Kongres PMII di Masjid Agung Darussalam dicabut dan menuntut permintaan maaf ketua PMII.
Beberapa perwakilan massa diterima oleh Waka Polda Sulteng Kombes Pol, Aris Purnomo diruang rapat kerjanya.
Waka Polda Sulteng akan melaporkan kepada pimpinan dan bersedia menjadi Fasilisator.
“Saya meminta kepada massa agar tertib dan menghindari tindakan yang tidak diinginkan,” ucap Wakapolda.
Permintaan Waka Polda tersebut disetujui oleh perwakilan massa, mereka tidak akan melakukan hal-hal yang melanggar aturan yang ada dan tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan. (*/Situr)









