Luwuk.portalsulawesi.id-Pembangunan sarana Air bersih berupa Bak Penampung Air di Desa Salodik Kecamatan Luwuk Utara mulai meresahkan Masyarakat,Pasalnya kesimpang siuran pelaksanaan dan keterlambatan penyelesaian pekerjaan yang didanai oleh APBN lewat Pos Dana Desa Tahun 2016 tersebut sampai berita ini turun belum rampung dilaksanakan.
Rahman Kandula,Mantan pejabat Kepala Desa Salodik mengatakan kepada Media ini bahwasanya pembangunan Bak Air Desa salodik tidak pernah dibahas baik ditingkat Desa maupun Kecamatan,sehingga pembangunannya perlu dipertanyakan,apalagi sudah mengalami keterlambatan seperti sekarang ini.
“Yang dibahas Saat Musrembang Lalu adalah Pembebasan Lahan Untuk Pemukiman Warga ,anehnya begitu Anggaran dikucurkan pekerjaannya di rubah menjadi Pembangunan Bak Air bersih “
Salah seorang Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Yodi Ladania turut mengomentari persoalan pembangunan Bak Air tersebut,menurutnya ada Kesalahan Prosedur terkait pembangunan Bak Air bersih tersebut tanpa melalui Musyawarah Desa. Apalagi sekarang Hasil pekerjaan yang dibiayai uang Negara tersebut sekarang tersendat.
“Lihat hasil kerjanya,Pipa pipa airnya tidak ditanam,banyak hal yang tidak sesuai tehnis pelaksanaan dibuat diproyek ini , belum lagi sudah Menyebrang tahun ,makanya begitu jadinya “ Ungkap Yodi Ladania Ketus.
Sementara itu ditempat Berbeda,Karteker Pjs.Kepala Desa Salodik, Halpin membantah keras terkait Rumor yang mengatakan Bahwasanya pekerjaan pembuatan Bak Air tersebut bukan hasil Musrembang, akan tetapi ketika Dikonfrontir dengan Pernyataan Mantan Kades dan Tokoh Masyarakat Salodik ,Pjs Kades Salodik mengalihkan persoalan Tanggung jawabnya terkait Bak tersebut.
“Itu Kekeliruannya Sekdes,Bukan Saya “ Ujarnya Tegas dengan nada Tinggi.
Reporter : Moh.Nakir
Editor : Redaksi








