DONGGALA, portalsulawesi.id –Bulan Februari yang memasuki minggu ketiga saat ini memasuki tahapan puncak siklus,sehingga sebagian besar wilayah Indonesia Timur masih Berada di Puncak Musim Hujan.
Potensi curah hujan yang tinggi pada periode Februari berpeluang meningkatkan terjadinya bencana hidrometeorologi. Hal ini termasuk berpotensi terjadi di Wilayah Kabupaten Donggala.
Dalam beberapa hari ke depan, potensi hujan diperkirakan akan meningkat. Untuk 24 Februari2017 sampai dini hari malam, di wilayah Donggala akan terjadi hujan disertai petir.
“Siang hujan ringan hingga 32 celsius. Malam hujan ringan 25 celsius dan dini hari hujan disertai petir dengan kelembapan 23 celsius,” demikian tulis BMKG dikutip situs resminya (23/2).
Wakil Bupati Donggala Vera Elena Laruni menghimbau kepada warga untuk waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang mau pun genangan.
“Pemerintah daerah akan melakukan langkah, melalui badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata Vera.
Memang di Donggala ada beberapa tempat tempat yang rawan terjadinya mencana alam, mulai longsor oleh pergerakan tanah, hingga banjir dan genangan air yang kerat terjadi.
“Kan gerakan tanah, tanah longsor ini terkait dengan kondisi daerahnya, curah hujan tinggi, dan masalah lahan,” kata dia.
Kepala BPBD Donggala Akris Fatah Yunus juga menghimbau kepada warga untuk selalu mewaspadai mana kalah di titik yang berpotensi akan terjadi bencana alam.
Pihak BPBD juga terlah menempatkan anggotanya di tempat-tempat rawan akan terjadi bencana alam di wilayah Donggala. “Ada tim-tim kita di lapangan yang kita tempatkan,” ujarnya.
Reporter :IZAZ









