Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Baru Di Resmikan, Bronjong Jembatan Limran Ambrol

Lantai luncur jembatan limran yang Ambrol, padahal baru diresmikan Menteri PDTT Sabtu (18/02/2017). (foto :portalsulawesi.id)

Palu, portalsulawesi.id – Belum seminggu kemeriahan Jembatan Limbran di Dusun Limoyo Ranontai diresmikan menteri Desa ,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI,Eko Putro Sandjojo di dampingi Walikota Palu Drs.Hidayat M.Si ,Sabtu (18/2/2017) dirasakan masyarakat Kelurahan Pantoloan ,kini Nasibnya terancam Ambruk.

Pasalnya, Jembatan yang memiliki panjang 20,58 meter dan lebar 6,7 meter ini dikerjakan oleh perusahaan PT Karya Putera Mandiri Adisarana ini di sana Sini terlihat Kejanggalan,pekerjaan penguatan tebing dengan memasang Bronjong disisi sungai sekitar Jembatan saat ini terlihat jebol dan berpotensi menyebabkan tanah longsor disekitar Jembatan.

Demikian pula pekerjaan Lantai Luncur di sisi Kanan jembatan yang berjarak kurang lebih 100 meter dari badan jembatan tampak Hancur berantakan,hal ini menimbulkan pertanyaan masyarakat setempat terkait kualitas pekerjaan yang dibiayai melalui APBD Kota Palu Tahun 2016 dengan nilai kontrak Rp5.825.906.000,

Pihak Dinas Pekerjaan Umum Melalui Kabid Bina Marga,Farida menjelaskan bahwa pekerjaan di Dua Jembatan di Kelurahan pantoloan itu sudah sesuai dengan bestek dan Kontrak,terkait adanya Dugaan penggunaan kawat bronjong yang non pabrikan,Kabid yang baru sebulan menjabat itu beralasan tidak tahu menahu.

“Saya baru di bidang ini,pejabat lama yang mengetahui jelas terkait semua item di jembatan tersebut,nantilah saya teliti kembali berita acara PHOnya” jelasnya saat ditemui media ini ,Selasa (21/02/2017).

Tetapi ketika ditanyakan kapasitasnya selaku panitia PHO,mantan Kepala Seksi di PU kota ini hanya bisa beralasan lupa dan belum pegang Data.

Rep; Syahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *