DONGGALA, portalsulawesi.id – Mantan Kepala Desa (Kades) Desa Sipi, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala bernama Ladin Lahidi ditahan Polsek setempat lantaran menganiaya warga. Korban bernama Arifin mengalami kencing darah usai dianaiaya menggunakan cangkul.
Kepala Desa Sipi Tasdin ketika dihubungi portalsulawesi.id (23/2/2017) membenarkan peristiwa itu, korban sempat dilarikan ke RSUD di Kota Palu untuk mendapat penanganan medis sesaat setelah dianiaya oleh mantan Petinggi Desa Tersebut.
“Korban mengalami kencing darah usai dipukul, pertama di pukul pakai tangan di kepala. Kemudian berikutnya korban juga dipukul menggunakan cangkul dibagian pantat korban,” kata Kades Sipi.
Dia menjelaskan kronologis saat itu sapi korban yang dilepas masuk ke perkebunan milik pelaku di Desa Sipi. Sapi itu merusak tanaman milik pelaku.
“Tidak terima akibat masalah tersebut pelaku lantas mendatangi pemilik sapi itu bernama Aripin tersebut,” tuturnya.
Cekcok mulut terjadi dan akhirnya pelaku mengambil cangkul dan melakukan penganiayaan kepada korban. “Usai kejadian korban lantas jatuh dan keluarga berteriak histeris,” jelas Tasdin.
Atas Inisiatif Kades langsung membawa korban ke Polsek Sirenja untuk melaporkan Pelaku , sempat terjadi mediasi namun tidak membuahkan hasil. “Pelaku ditahan sampai sekarang,” jelas Tasdin.
Tasdin mengatakan hingga kemarin korban masih terbaring lemah di kediamannya di Desa Sipi. “Korban hanya lima hari di RS dan atas permintaan korban dia ingin pulang dan dirawat di rumah,” ucapnya.
Sementara itu kejadian ini sudah terjadi sekitar dua pecan lalu. “Kejadiannya sudah sekitar dua minggu lalu tapi kasus masih bergulir. Mungkin hari ini (kemarin red) pelaku pindah ke Polres Donggala untuk ditangani lebih lanjut,” tambah Kades.
Reporter :(Wijaya)








