DONGGALA, portalsulawesi.id – Jalur penghubung antara Kecamatan Balaesang Tanjung dan Desa Tompe, Kecamatan Balaesang induk, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah amblas Kamis siang kemarin (17/11/2016). Diduga kuat akibat lalulalarng kendaraan angkutan berat.
Jalan amblas tersebut terjadi tepat di Desa Walandano, Kecamata Balaesang Tanjung. Menurut tokoh masyarakat setempat Nelson, ditemui di lokasi mengatakan, selain akibat kendaraan angkutan berat juga akibat gerusan gelombang laut.
“Akibat gelombang menghantam. Juga karena banyak mobil angkut batu, jadi amblas. Saya dipercayakan kepala desa untuk memasang rambu penanda jalan amblas,” ujarnya.
Dia mengatakan kondisi itu juga menyulitkan warga dari beberapa desa di Balaesang Tanjung menuju Tompe. “Kejadian ambalsnya tadi siang (kemarin) sekitar jam 11:00,” ucapnya.
Pantauan watawan di lokasi nampak sebagian bada jalan amblas dan aspal jatuh kebagian bawah ke laut. Warga memasang rambu berupa bebatuan di jalan itu bertanda ja
Jalur Penghubung Antar Kecamatan Balaesang Tanjung Amblas








