Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Masykur: Kinovaro Butuh Perbaikan Infrastruktur Jalan

Noh Masykur saat Reses di Kinovaro,Kabupaten Sigi (Dok.Pribadi )

Palu,portalsulawesi.id -Kecamatan Kinovaro Kab. Sigi butuh perhatian serius dari pemerintah daerah. Terutama di soal infrastruktur jalan.  Hampir semua jalan penghubung antar desa masih kategori belum mantap, sempit dan tidak diaspal.

Padahal mimpi warga masyarakat Kec. Kinovaro sama dengan mimpi warga daerah lain yang telah duluan  menikmati perbaikan infrastruktur jalan. Hal ini diungkapkan warga masyarakat dalam forum pertemuan  Reses Anggota DPRD Sulteng, Muh. Masykur bertempat di Aula Pertemuan Uwlera Desa Porame (21/7).

Sukiman mengungkapkan sampai saat ini jalan kami di desa kami tidak pernah diperbaiki sejak tahun 1992. Padahal setiap kali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Desa kami usulkan. Tapi usulan kami ini tidak pernah dipenuhi,  ungkap Kades Balane.

Kalau begini lantas apa gunanya kami setiap tahun laksanakan Musrenbang kalau hasil juga tidak menggembirakan. Sementara poros jalan yang rencananya tembus ke Palu saja belum ada titik terang kapan diperbaiki.  Padahal pada pemerintahan gubernur HB. Paliudju  kami dijanjikan akan diperbaiki.

Menanggapi permasalahan Itu, Masykur menjelaskan apapun yang sudah tetapkan dari hasil Musrenbang itu merupakan dokumen resmi yang dasarnya jelas, UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kitab perencanaan pembangunan  sumbernya dari UU No. 5 Tahun 2004. Semangatnya dibangun dari bawah, dari desa. Sehingga sumber masukan program pembangunan yang dituangkan dalam APBD asalnya dari Musrenbang, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan pusat, jelas Masykur.

Sehingga kuncinya ada di seluruh warga, termasuk aparat pemerintah desa untuk mengawal seluruh tahapan sebelum RAPBD disahkan. Jikalau tidak didukung dengan pengawalan maka bisa jadi seperti pengalaman selama ini.

“Memang kita berharap agar semua permasalahan yang ada di desa secepatnya bisa disahuti dan direspon oleh pemerintah daerah. Apalagi hal  seperti itu sudah sejalan dengan semangat pemerintah pusat, membangun Indonesia dari pinggiran. Dan itu adanya di desa-desa”.

Masykur harap seluruh kepala desa mengintensifkan komunikasi ke para pemangku kebijakan daerah untuk mengawal seluruh hasil Musrenbang desanya, tutupnya.***

Sumber : Siaran Pers Muh. Masykur ,Anggota DRPD Provinsi Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *