Sultra-Muna, portalsulawesi.id– Seorang bapak La Onda (77) melaporkan anak kandungnya ke Polsek Watuputi yang diduga melakukan pengeroyokan, pencurian sapi, dan pengrusakan rumah, Kapolsek Watuputi tidak menerima, sabtu (16 Juni 2018).
Sejak ibunya meninggal 10 tahun yang lalu, La Onda menikah lagi dengan seorang perempuan, namun anaknya tidak menerima bapaknya untuk menikah lagi, hingga akhirnya hubungan kekeluargaan antara bapak dan anak tidak akur.
La Onda warga Desa Wakadia Kecamatan Watuputi Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara mengatakan, sebagai bapaknya, saya sudah tidak dianggap oleh anak saya yang sudah berkeluarga (Wa Elfina, Wa Eni, Wa Asmalia, Wa Eka). Mereka sudah melakukan pengeroyokan dibulan maret 2017, mencuri sapi, dan merusak rumah saya, sabtu 16 Juni 2018.
“Atas tiga kejadian yang dilakukan kepada saya sebagai bapaknya, sudah tiga kali saya melaporkan dugaan tindak pidana ini, namun pihak Polsek Watuputi tidak menerima laporan yang saya adukan,” kata La Onda kepada portalsulawesi.id, selasa (19/6).
Dia menambahkan, saya merasa kecewa dengan pelayanan yang dilakukan Polsek Watuputi, bahkan Kapolsek Watuputi menganggap saya yang salah tanpa ditahu apa alasannya.
“Masa saya yang dikeroyok, sapi dicuri dan rumah saya dirusak, saya lagi yang disalahkan pada saat melapor,” keluh La Onda.
“Saya juga mengherankan, anak saya Badarudin sudah tiga hari ditahan Polsek Watuputi, pada hal dia yang melerai saya ketika terjadi pengeroyokan yang dilakukan sodaranya,” ungkapnya.
Dengan kejadian ini, saya berharap Polsek Watuputi bisa menjalankan tugasnya sesuai aturan, sehingga bisa memberi efek jera kepada anak saya dan tidak terulang lagi, harapnya.
Dalam kesempatan terpisah Kapolsek Watuputi IPDA Hida Nur saat dikonfirmasi dikantornya menyatakan, bukan kita tidak terima laporan La Onda pada saat datang melapor, hanya saja kita mencoba melakukan mediasi, tapi para pihak ada yang tidak hadir.
“Ini kan persoalan anak sama bapak, tidak elok kalau langsung dilakukan upaya hukum. Kita pingin merukunkan sebuah keluarga dengan upaya mediasi,” tuturnya.
Jika memang tidak mau upaya mediasi maka laporan La Onda terhadap anaknya akan kita proses saat ini, juga laporan anaknya yang menganiaya bapaknya (La Onda) kita proses, begitu juga Badarudin yang menganiyaya sodaranya kita proses, tutupnya.***
Reporter : La Ode Alim








