Kunjungan ke kampung KB di Kelurahan Pantoloan Boya, MAN 2 Palu serta Balai Penyuluhan Ulujadi.(F-Humasprov)
PALU, Portalsulawesi. Com – Pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah sangat mendukung program Kampung KB, yang merupakan salah salah satu program unggulan BKKBN.
Sebagaimana diketahui bahwa dalam dukungan pendanaan program kampung KB yang dianggarkan melalui dana desa, Pemprov Sulteng juga memberikan dukungannya melalui kegiatan lintas sektor antara lain yang dilakukan pada kegiatan PAUD, Posyandu, penyediaan buku bacaan, pembuatan KTP, pembangunan jalan dan jembatan, pelayanan pembuatan akta dan pelayanan KB.
Tentunya dalam rangka memberi penguatan dalam menyukseskan program kampung KB, Pemprov Sulteng terus mendorong agar penggunaan dana desa diarahkan untuk pembangunan infrastruktur antara lain berupa pembangunan jalan desa, jembatan, polindes dan PAUD dan untuk peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat desa.
“Kami dari pemerintah daerah terus melakukan upaya dalam mendorong agar dana desa tersebut dapat diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur yang lebih mengarah pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, guna menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Sejalan dengan bisu misi pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah, “ ujar Gubernur Longki.
Untuk diketahui bahwa dalam mendukung pengembangan program Kampung KB, saat ini di Sulteng telah terdapat 172 balai penyuluh dan 333 kelompok pusat informasi konseling remaja/mahasiswa, jelas Gubernur Longki di hadapan Tim Sesmil Presiden merupakan rangkaian, usai Tim Sesmil melakukan kunjungan ke kampung KB di Kelurahan Pantoloan Boya, MAN 2 Palu serta Balai Penyuluhan Ulujadi.
Usai melakukan kunjungan tersebut, Tim Sesmil Presiden, akan menilai dan menetapkan, daerah mana saja yang berhak memperoleh penghargaan satya lencana pembangunan dan wirakarya yang akan diserahkan oleh Presiden pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara bulan Juli 2018 mendatang.
REDAKTUR : NILA








