Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Pengadaan Mobil Alokon BKKBN Tolitoli Diduga Fiktif

Mobil Alokon BKKBN (Ilustrasi)

ToliToli , portalsulawesi.id– Pengadaan satu Unit Kendaraan Boks Roda Empat jenis Hi-Lux dari Sebuah Perusahaan Dialer Toyota yakni PT Hadji Kalla dengan Harga Rp 291.700.000 lewat Pos Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Tolitoli diduga Kuat Fiktif.

Pasalnya, Kendaraan yang di Peruntukkan Untuk Kendaraan Operasional Penunjang Kegiatan Pelayanan KB dan Angkutan Alat Kontrasepsi (Alokon) hingga memasuki Tahun 2018 ini keberadaanya masih Misterius, Padahal Surat Berita Acara Serah Terima Barang yang telah Ditanda Tangani Oleh Mohammad Saleh Hi Giling Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama dengan Tiga Orang Panitia Penerima Barang Dan Jasa lainnya tertanggal 29 Desember 2016 Silam.

Dalam Proses lelang Yang Terbilang Singkat itu,Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikuasakan ke PT Hadji Kalla Cabang Palu Tertanggal 19-25 Desember 2016 sebagai Tenggat waktu Pelaksanaan,Realisasinya dengan Selesainya Kontrak pertanggal 29 Desember 2016.

Menanggapi Hal tersebut,Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan BKKBN Kabupaten Tolitoli mengakui Jika Mobil yang di maksud Pernah ada di Datangkan Fihak Penyedia Barang Yakni PT Hadji Kalla Cabang Tolitoli,akan tetapi karena Persoalan Tehnis Pembayaran,barang Tersebut di Tarik Kembali Oleh Pihak PT Hadji Kalla.

Dr.Herlina Nurdin,Kaban Pemberdayaan perempuan dan BKKBN Tolitoli ( Foto: Sahar)

” Mobil tersebut sempat di antar kemari dan sudah di buatkan berita acara serah terimah barang,namun pihak penyedia barang menarik kembali mobil tersebut dan di jual kembali ke daerah lain “Kata dr.Herlina Nurdin.

Mengenai ditariknya kembali mobil tersebut karena belum adanya proses pecairan dana di ke uangan saat itu ” soal kenapa belum di bayar pembelian mobil tersebut silahkan tanyakan ke pihak  Ke uangan Daerah, ucap dr Herlina Nurdin selaku PPK  pengadaan mobil dan hingga kini  bentuk fisik mobil masih jadi misteri.***

Reporter : Moh .Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *