Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

​Sulteng Jadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Hari Penyiaran Nasional

Stasion Radio Rancaekek 1920 (ist)

PALU Portalsulawesi. com – Dalam rangka menyongsong perayaan Hari Penyiaran Nasional yang jatuh pada 1 April 2018,  Provinsi Sulawesi Tengah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Hari Penukaran Nasional tahun 2018 ini.

 “Ini merupakan suatu penghargaan bagi Sulawesi Tengah karena dari empat provinsi yang mengusulkan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan hari penyiaran nasional,  namun hanya provinsi Sulawesi Tengah yang dianggap sangat siap dan memenuhi syarat baik dari sisi administrasinya dan kesiapan anggarannya maupun dari kesiapan infrastrukturnya untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan hari penyiaran nasional yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi penyiaran nasional se-Indonesia, ” ungkap Hary Azis, Ketua Komisioner KPID Sulteng, saat ditemui di ruang kerjanya,  Kamis (18/1/2018).

Hary Aziz (Ist)

Hal lainnya yang membuat Sulteng terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan hari penyiaran nasional,  kata Hary  Azis, karena adanya dukungan dari Pemda dalam hal ini Surat Rekomendasi dari Gubernur dan Ketua DPRD Sulteng terkait dukunganmya untuk menjadi tuan rumah.

“Untuk tempat pelaksanaannya kemungkinan di anjungan, dengan alasan bahwa keindahan view pantai Talise yang berada dilengkungan teluk palu bisa memberikan daya tarik tersendiri bagi para tamu yang datang dari luar daerah. Dan secara tidak langsung kita mempromosikan keindahan Kota Palu dari sisi pariwisatanya, “ kata Hary  Azis.

Ada beberapa agenda yang akan dilakukan dalam perayaan hari penyiaran nasional tahun ini sehingga pihaknya harus melibatkan beberapa organisasi profesi dan NGO dalam memeriahkan kegiatan ini.

Namun yang tak kalah pentingnya, yang sangat diharapkan adalah kehadiran para insan pers sebab ada sejumlah agenda kegiatan ini membutuhkan peran serta pihak media. Diantaranya ada Festival Media,  sehingga kehadiran semua media di Sulteng khususnya di Kota Palu sangat penting.

“Minimal di acara festival media ini,  kita buat kegiatan pameran yang secara tidak langsung kita mengajak masyarakat khususnya adik-adik kita untuk melek media, karena dari media cetak pula kita juga banyak memperoleh informasi tentang bagaimana indonesia berbicara baik,“harapnya.

Sebab diagenda lainnya, pihaknya juga mengadakan kegiatan berupa kampanye Indonesia bicara baik dan pastinya akan melibatkan teman-teman dari NGO,  beberapa organisasi perempuan dan organisasi anak yang ada di Kota Palu.

Selain itu juga ada Literasi  Media massa yang bakal menghadirkan sekitar tiga ribuan pelajar yang ada di palu.

 “Kami akan melakukan kerjasama dengan dinas pendidikan dalam rangka menyiksakan pelaksanaan hari penukaran nasional di Kota Palu-Sulawesi Tengah, “ ujar Hary  Azis  yang pastinya sangat berharap agar seluruh agenda kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Mengingat bahwa perayaan hari penyiaran  nasional  tahun 2018 yang pertama kalinya dilaksanakan di Kota Palu, Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah,  sudah resmi dan masuk dalam draft keputusan presiden (kepres). Artinya Kita Palu menjadi kota pertama ditemukannya hari penukaran secara nasional dan sudah teragenda  dalam kepres.

Dan untuk peresmiannya,  kata Hary  Azis, pihaknya akan membangunkan tugu  hari penyiaran nasional,  sebagai bukti bahwa Sulteng menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya ditetapkannya hari penyiaran nasional secara resmi berdasarkan keputusan presiden (kepres). ***

REDAKTUR : NILAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *