Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Warga Parimo Tewas Dibunuh Rekan di Kebun Kopi

Donggala, portalsulawesi.id – Pelaku pembunuhan yang terjadi di Camp TMJ Desa Nupabomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah atau di Kebun Kopi menyerahkan diri ke Polsek Labuan, Donggala.

Pelaku bernama Moh Fadli, sedangkan korban yang dia bunuh bernama Tonang warga Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parimo.

Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian, dihubungi membenarkan penyerahan diri pelaku pembunuhan di kebun kopi tersebut.

“(Korban menggunakan) motor Honda Beat langsung pergi menyerahkan diri ke Polsek Labuan,” kata Kapolres Donggala Jumat (5/1/2018).

Kronologis kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WITa tadi sore korban menelpon pelaku dengan nada marah, mengeluarkan kata-kata kasar.

“Setelah itu pelaku langsung mengajak korban untuk pulang agar tidak terjadi keributan di kamp pekerja tersebut,” cerita orang pertama di Polres Donggala itu.

Lanjut, awalnya korban mengatakan akan pergi ke Parigi, setelah pelaku mengajaknya pergi, korban mengatakan akan ke Palu sehingga pelaku lngsung mengajaknya kembali.

“Namun korban langsung marah dan memegang bahu kanan pelaku sambil meremasnya sehingga pelaku langsung memukul korban degan kepalan tangan kirinya kemudian mngenai wajah korban,” urai AKBP Arie.

Seketika korban terjatuh, pelaku mengambil potongan kayu yang digunakan sebagai tempat duduk di depan kamp tersebut untuk memukul kepala korban sebanyak 2 kali.

“Pelaku juga menikam korban dengan pisau Libat di perut sebanyak 2 Kali dan dalam posisi korban terjatuh, pelaku melihat korban mengeluarkan darah bagian telinganya sehingga pelaku meletakan kayu  dan menaruh pisau lipat di dalam tanki moto,” jelasnya.

Peristiwa itu terjadi di jalan raya Trans Sulawesi Kebun Kopi Palu-Parigi yang masuk wilayah Donggala, sejumlah pengguna jalan tidak ada yang berani menolong saat terjadi aksi pembunuhan itu.

Reporter: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *