Palu,portalsulawesi.id- Jelang Perayaan Pisah Tahun 2018,sebagian besar masyarakat dunia mempersiapkan pesta Terbaiknya. Para penjual Terompet dan Petasan seakan memasuki musim Panen Raya setiap Malam Pisah Tahun.
Demikian Pula Pengelola Toko Obat dan Apotik,berbagai Alat Kontrasepsi laris manis dibeli masyarakat jelang Pisah Tahun.
Produk Kontrasepsi yang paling dilaris jelang Pesta Tahun Baru adalah Alat kontrasepsi pria yakni Kondom,mirisnya para pembeli Rata Rata usia Remaja dan Pelajar.
Hal ini dibenarkan oleh Beberapa Pemilik apotik dan Gerai obat yang ditemui portalsulawesi, menurut mereka produk Kontrasepsi yang Paling Laris Jelang Pesta Tahun Baru adalah jenis Kondom.
” Biasanya setiap Jelang Tahun Baru Kondom paling banyak diminati pembeli,Usianya rata rata Remaja bahkan ada masih usia sekolahan ” ujar winda,Salah seorang Karyawan Apotik yang Meminta Nama Apotiknya di Rahasiakan.
Hal yang sama di akui Steven,salah seorang Karyawan di Toko obat diseputaran Jalan Monginsidi Kota Palu, Menurutnya Kadang yang datang berbelanja Alat Kontrasepsi jenis Kondom malah Wanitanya.
” Biasanya malah yang ceweknya belanja Kondom,jelang Tahun Baru Begini Pasti Laris ” ujar Steven kepada Portalsulawesi,Sabtu (30/12).
Pemerhati masalah sosial yang Juga Berprofesi sebagai Advokat,Harun Nyak Itam secara tegas mengomentari fenomena akhir Tahun yang menyimpang tersebut,menurutnya Semestinya Pelaku Usaha Penjualan alat Kontrasepsi Wajib menyeleksi pembeli jika berhubungan dengan Alat Kontrasepsi.
” Para pedagang yang menjual Alat kontrasepsi seharusnya menyeleksi pembeli jika itu berhubungan dengan Alat Kontrasepsi,harus selektif ” ujar Lelaki yang akrab disapa Ustad Harun kepada Portalsulawesi.
Bahkan menurutnya,Para pedagang Alat Kontrasepsi yang melanggar aturan dapat di pidanakan ,perbuatannnya menjual alat Kontrasepsi secara sembarang dan tidak sesuai peruntukkannya bisa di jerat Pasal 534 KUHP.
“Ada Regulasi dan Undang Undang yang mengatur terkait penjualan Alat Kontrasepsi secara sembarangan ,bahkan lewat Pasal 534 KUHP mereka bisa dipidanakan ” tegas Tokoh Tim Pembela Muslim (TPM) Sulteng tersebut.
Komentar lain juga dilontarkan seorang Politisi senior diPropinsi Sulawesi Tengah, Memet Moh.Sandiri ,menurutnya Fenomena meningkatnya Kebutuhan Kondom Jelang Malam Tahun Baru sangat mengkhawatirkan ,ini mengindikasikan adanya pergeseran Nilai moral dan penyimpangan Prilaku remaja yang harus segera disikapi serius.
” Fenomena belanja Kondom yang dilakukan Remaja setiap Jelang Tahun Baru adalah sebuah indikasi tidak baik terhadap masa depan Anak anak kita,telah terjadi Degradasi moral dan Kesusilaan dikalangan Remaja,ini sangat mengkhawatirkan ” Ujar Politisi Demokrat asal Kabupaten Sigi tersebut.
Menurutnya, dengan adanya Informasi terkait Maraknya belanja alat Kontrasepsi dikalangan Remaja Jelang Tahun Baru harua disikapi pemerintah dan Tokoh Agama dan Tokoh adat serta Para Orang Tua .
” Harus diseriusi ini,kita awasi anak anak kita,lingkungan Kita karena ini adalah perbuatan Amoral yang bisa merusak mental dan masa depan Anak anak Kita selain Narkoba” pungkas Memet Moh. Sandiri yang Juga Direktur Mall Tatura Palu.***
Reporter : Ikbal
Editor : Heru








