Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Jika Lapangan Haji Hayun Berganti Nama, Warga Salumpaga Ancam Bergabung dengan Kabupaten Buol

Foto: Sabran

Tolitoli, portalsulawesi.id – Ratusan massa yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat Salumpaga (AMS) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tolitoli menuntut agar Peemrintah Kabupaten Tolitoli membatalkan perubahan nama lapangan H Hayun Tolitoli yang berada di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan.

Mansyur salah satu koordinator AMS mengungkapkan, selaku perwakilan masyarakat Salumpaga sangat menyanyangkan tindakan pemerintah Kabupaten Tolitoli yang akan menggantikan nama lapangan Haji Hayun menjadi nama alun-alun kota Gaukan Bantilan.Menurutnya, pergantian nama lapangan tersebut melukai masyarakat Salumpaga dimana Imam besar Haji Hayun yang sudah memberikan kontribusi memperjuangkan bangsa Indonesia dari penindasan kolonial Belanda.

“Kalau memang Pemkab Tolitoli tetap ngotot akan mengganti nama lapangan tersebut, kami minta rekomendasi dari DPRD Kabupaten Tolitoli untuk memisahkan diri dari Tolitoli dan membawa rekomendasi tersebut ke Pemkab Buol,”geram Mansyur dihadapan para anggota legislatif DPRD Tolitoli Rabu (6/12/2017).

Selain itu Mansyur menambahkan, pihaknya mengancam akan memboikot pemilu legilatif tahun 2019 di mana Desa Salumpaga, merupakan salah satu lumbung suara terbesar di Kabupaten Tolitoli.

Reporter; Sabran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *